6 Fakta Guru Ngaji Tewas Terlindas Truk, Putrinya Selamat dari Kecelakaan Maut
Kecelakaan lalu lintas di Jalan Pangeran Emir M Noer, Bandar Lampung, Kamis (25/4/2019) mengakibatkan satu orang meninggal dunia.
Penulis: Bayu Saputra | Editor: wakos reza gautama
"Nggak ada firasat apapun. Suami saya ini baik, soleh," katanya di rumah duka.
Uli mengungkapkan, suaminya setiap hari mengantar putri mereka, Almira, ke Madrasah Masyariqul Anwar di Durian Payung, Tanjungkarang Pusat.
"Setiap hari antar anak ke sekolah di madrasah. Memang lewat jalan situ terus," tutur Uli.
5. Kakak Korban Pingsan
Pada siang hari sekitar pukul 13.45 WIB, jenazah Teguh tiba di rumah duka dari Rumah Sakit Umum Daerah Abdul Moeloek.
Sejumlah kerabat membawa jenazah Teguh ke dalam rumah duka. Budiman, kakak kandung Teguh, jatuh pingsan begitu jenazah sang adik tiba.
Kerabat menyemayamkan jenazah Teguh di ruang tengah rumah duka.
Mereka beserta tetangga yang telah menanti sejak sekitar pukul 12.00 WIB, langsung membaca doa di dekat jenazah.
Beberapa tetangga lainnya mengucapkan belasungkawa kepada keluarga.
Budiman, kakak korban, sangat kehilangan atas kepergian adiknya.
Ia terakhir bertemu Teguh di rumah orangtua mereka di Jalan Dr Susilo, Telukbetung Utara.
"Kami memang jarang ketemu. Terakhir ketemu, ngobrol soal sapi kurban," ungkap Budiman mengenang pertemuan terakhir dengan Teguh. "Saya sangat kehilangan. Tapi sudah ikhlas, karena ini semua kehendak Allah, " sambungnya.
6. Berprofesi Sebagai Guru Ngaji
Jenazah Teguh dikebumikan di TPU Pengajaran, Jalan Wolter Monginsidi.
Para jamaah mengaji yang merupakan murid Teguh Riyadi di Griya Hafiz Qur'an juga berduka atas berpulangnya Teguh.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/lampung/foto/bank/originals/kecelakaan-maut-di-tanjakan-p-emir-m-noer.jpg)