Tribun Tulangbawang

Tak Lunasi BPIH, 28 Calhaj Tulangbawang Batal Berangkat Tahun Ini

Sebanyak 28 dari 280 calon jemaah haji asal Kabupaten Tulangbawang dipastikan batal berangkat ke Tanah Suci tahun ini.

Tak Lunasi BPIH, 28 Calhaj Tulangbawang Batal Berangkat Tahun Ini
Tribunlampung.co.id/Endra Zulkarnaen
Calhaj mengantre di depan loket Pelayanan Terpadu Satu Pintu (PTSP) Kantor Kemenag Tulangbawang, Jumat, 26 April 2019. Kemenag membuka pelayanan pelunasan BPIH tahap II bagi calhaj kategori khusus sampai 30 April mendatang. 

TRIBUNLAMPUNG.CO.ID, MENGGALA - Sebanyak 28 dari 280 calon jemaah haji asal Kabupaten Tulangbawang dipastikan batal berangkat ke Tanah Suci tahun ini.

Ini lantaran sampai batas akhir pelunasan biaya pemberangkatan ibadah haji (BPIH) tahap pertama pada 15 April lalu, 28 calhaj itu belum menyetor BPIH.

Dari total 280 calhaj asal Tulangbawang, baru 252 calhaj yang sudah melunasi BPIH.

Kepastian itu didapat setelah jadwal pelunasan BPIH tahap pertama dengan nomor porsi 0800089310 hingga 0800096330 yang berlangsung sejak 20 Maret hingga 15 April berakhir.

Biaya haji tahun 2019 ini sebesar Rp 34.987.280.

Kasi Penyelenggaraan Haji dan Umroh Kantor Kementerian Agama Tulangbawang Zainal Arifin menjelaskan, 28 calhaj yang gagal berangkat tahun ini dapat melunasi BPIH pada tahun berikutnya.

"(28) calhaj itu bisa berangkat tahun berikutnya jika telah melunasi BPIH. Tahun depan mereka masuk skala prioritas untuk keberangkatannya," terang Zainal, Jumat, 26 April 2019.

Calhaj Tanggamus Mulai Jalani Suntik Meningitis

Kemenag Bandar Lampung Buka Pelunasan BPIH Tahap Dua

Zainal mengatakan, faktor yang menyebabkan calhaj belum melunasi BPIH biasanya karena kondisi kesehatan.

"Ada juga karena kondisi keuangan," tambahnya.

 Adapun untuk pelunasan BPIH tahap II akan dimulai pada 30 April mendatang.

Zainal menjelaskan, pelunasan BPIH tahap II hanya diperuntukkan bagi calhaj cadangan, penggabungan atau suami istri yang jadwalnya keberangkatan terpisah, dan calhaj lansia di atas 75 tahun.

"Tiga kriteria itu yang bisa mengajukan pelunasan BPIH tahap II," katanya.

Zainal memastikan, ada 18 calhaj lansia dan 5 penggabungan yang mengajukan berangkat tahun ini.

"Tapi jumlah itu masih kita verifikasi dulu datanya," tandasnya.

Dia pun mewanti calhaj yang didapati pernah berangkat haji di atas dua tahun akan dikenai pajak progresif visa sebesar 2 ribu real atau sekitar Rp 7,8 juta. (Tribunlampung.co.id/Endra Zulkarnaen) 

Penulis: Endra Zulkarnain
Editor: Daniel Tri Hardanto
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved