Perseru Badak Lampung FC

Inilah Daftar 28 Pemain Perseru Badak Lampung FC

Teriakan bernada dukungan dari para suporter Perseru Badak Lampung FC menggema di GOR Saburai sejak pukul 08.00 WIB.

Tayang:
Tribun Lampung/Noval Andriansyah
Para pemain Perseru Badak Lampung FC memperkenalkan jersey yang akan dipakai dalam kompetisi Liga 1 2019. 

Lampung mewakili keberagaman yang ada di Nusantara dengan berbagai suku dan etnis yang ada.

Dengan semboyan Sai Bumi Ruwa Jurai, keharmonisan dua golongan masyarakat asli dan pendatang tetap terjaga.

"Kami melihat, Lampung memiliki potensi yang sangat besar. Kami berharap dapat merangkul seluruh stakeholder yang ada untuk berkolaborasi dan memajukan sepakbola Lampung pada khususnya," imbuhnya.

Jaino menyinggung pemakaian kata badak di balik nama Perseru Badak Lampung FC.

Menurutnya, mungkin tidak banyak yang tahu bahwa sebagian besar populasi badak sumatera berada di Taman Nasional Way Kambas, Lampung Timur.

Badak sumatera memiliki keunikan tersendiri, yakni spesies yang paling atletis dan penuh semangat juang.

"Keunikan lainnya, badak sumatera adalah spesies badak yang paling vokal, yang sejalan dengan ambisi Badak Lampung FC untuk membuat fans dan suporternya terus menggaungkan kemenangan di tanah Lampung," terang Jaino.

"Badak Lampung FC adalah klub yang memiliki determinasi tinggi untuk terus berjuang tanpa melupakan nilai-nilai sportivitas. Semangat kami gigih, dan tekad kami tidak akan pernah punah."

Jaino menambahkan, Stadion Sumpah Pemuda, Way Halim, dipilih menjadi markas utama.

Saat ini, manajemen Badak Lampung FC terus berbenah untuk menjadikan Stadion Sumpah Pemuda berstandar internasional.

Satu perubahan mencolok adalah pemakaian rumput zoysia matrella, rumput dengan standar internasional tertinggi dari FIFA.

Rumput itu pula yang menjadi ciri khas Stadion Utama Gelora Bung Karno dan stadion-stadion terkemuka dunia lainnya, seperti Allianz Arena milik klub Jerman, FC Bayern Munchen.

"Tentunya, kami ingin membuat markas kami sebagai tempat di mana tim dapat memperlihatkan permainan terbaiknya, dan tempat di mana suporter dapat dengan bangga meneriakkan dukungannya. Ini adalah tempat paling keramat bagi Badak Lampung FC," terang Jaino.

"Kami pun berharap fans dan masyarakat Lampung bisa bersama-sama menjaga markas ini, sehingga bisa menjadi tempat ‘angker’ bagi tim lawan yang bertandang," tambahnya.

CEO Badak Lampung FC Marco Paulo Gracia menekankan komitmennya membangun sepakbola Lampung.

"Kami tidak hanya ingin mencapai prestasi tertinggi di sepakbola Indonesia. Tapi kami juga akan membangun blueprint (cetak biru) sepakbola dengan kerja sama yang solid dari semua stakeholder di Lampung," kata Marco.

“Saya sangat excited untuk memulai project ini, karena saya percaya ini akan menjadi breakthrough dalam manajemen klub sepakbola profesional di Indonesia,” sambungnya.

5 Jersey Resmi Perseru Badak Lampung FC, Ada Aksen Tapis Lampung

Putra Daerah

Mengenai pemain putra daerah yang terbilang masih cukup minim di Perseru Badak Lampung FC, Komisaris Perseru Badak Lampung FC Satya Djojosugito menyebut waktulah yang membuat manajemen belum bisa merekrut banyak pemain putra daerah.

“Kembali lagi ke waktu. Kami mulai (bangun tim) itu belum lama. Dari Februari 2019. Untuk sebuah klub sepakbola yang benar-benar menggunakan pemain asli putra daerah, memang butuh proses. Tapi yakinlah, putra daerah Lampung menjadi salah satu komitmen kami, yang kami harap bisa secepatnya terealisasi,” jelasnya.

CEO Perseru Badak Lampung FC Marco Gracia Paulo menambahkan, sejauh ini memang banyak pemain yang bisa dikatakan belum terkenal dan asing namanya di kalangan penonton sepakbola Tanah Air.

“Memang, pemain-pemain kami ini belum banyak yang terkenal. Benar. Karena memang komitmen kami adalah membuat mereka terkenal. Kami bukan mau ambil pemain terkenal, tapi kami akan bikin pemain menjadi terkenal,” tegasnya.

“Perseru Badak Lampung FC akan menjadi pabrik bagi pemain-pemain terkenal masa depan. Bukan hanya terkenal karena jago main bolanya. Saya selalu bilang, kami bukan mau cetak pemain hebat, tapi kami ingin cetak manusia hebat lewat sepakbola,” imbuh Marco.

Launching Perseru Badak Lampung FC, CEO: Saya Pastikan Tak Ada Mafia Bola

Berantas Mafia Bola

Manajemen Perseru Badak Lampung FC berkomitmen penuh untuk menjaga skuat Laskar Saburai, julukan tim, dari mafia bola.

Hal tersebut ditegaskan CEO Perseru Badak Lampung FC Marco Gracia Paulo saat launching tim dan jersey yang akan digunakan anak-anak asuh Jan Saragih, di GOR Saburai, Enggal, Bandar Lampung, Sabtu, 4 Mei 2019.

“Kami sampaikan tadi, profesional dan modern. Saya tidak secara khusus bilang, kami akan memerangi mafia bola, tidak. Tapi saya pastikan, kami jaga klub ini, tidak akan ada seperti itu (mafia bola),” tegas Marco di sela-sela jumpa pers launching tim dan jersey.

“Kami tidak pusing dengan yang di luar. Kami tidak perangi siapa-siapa. Tapi kami pastikan yang ada di dalam garis kami (Perseru Badak Lampung FC), itu aman,” tambahnya.

Marco mengungkapkan, satu dari beberapa kriteria pemain yang direkrut oleh manajemen adalah memiliki integritas.

“Bagi kami, integritas sangat penting. Waktu kami pilih pemain, bukan hanya bisa bermain sepak bola. Tidak hanya untuk senior, tapi juga anak-anak yang sedang dalam pembinaan kami (U16). Value (nilai integritas) itu juga harus ada,” katanya.

Langkah antisipasi yang harus dilakukan oleh jajaran manajemen, menurut Marco, adalah menjaga agar kiprah klub berjalan sehat.

“Cara memerangi itu (mafia bola) seperti apa? Ya sudah jelas, harus menjadi klub yang sehat. Secara keuangan kami harus sehat. Tidak boleh telat gajian, tidak ada tunggakan dan lain sebagainya. Kalau itu (klub sehat) bisa terjaga, kami pun yakin bisa menjaga tim ini (dari mafia bola),” ucapnya.

Senada, Satya Djojosugito menegaskan, proses rekrutmen pemain oleh manajemen menekankan integritas.

“Kemudian, kami selalu mau objektif. Intinya, perekrutan pemain di Perseru Badak Lampung FC harus objektif dan penuh integritas,” tegasnya.

Disinggung mengenai target, Satya menyatakan manajemen menginginkan Perseru Badak Lampung FC bisa memenangi pertandingan-pertandingan yang dijalani.

Hal itu selaras dengan kemauan para pemain, pelatih, termasuk suporter.

“Tapi, kami step by step (selangkah demi selangkah). Week by week, game by game (pekan per pekan, pertandingan demi pertandingan). Artinya, pertandingan yang sudah dijalani hari ini, misalnya, itu menjadi gambaran untuk menghadapi pertandingan berikutnya. Yang pasti, target setiap pertandingan adalah menang. Tapi, kami akan lihat step by step-nya,” tutur Satya.

Terima Kasih

Pemain yang dipercaya sebagai kapten tim, TA Musafry, mengucapkan terima kasih atas dukungan masyarakat Lampung. Terutama, para pendukung atau suporter Perseru Badak Lampung FC, Balafans Lampung dan Siger South Stand.

“Saya mewakili teman-teman pemain, sangat mengharapkan dukungan penuh dari suporter BLFC di setiap pertandingan. Karena, dukungan masyarakat Lampung dan supporter akan menjadi motivasi bagi kami untuk memenangi setiap pertandingan yang kami jalani,” kata Musafry.

Pemain yang berposisi sebagai penyerang tersebut berjanji memberikan kemampuan terbaiknya untuk membawa nama Lampung berjaya di kancah persepakbolaan nasional.

“Mudah-mudahan pada tahun 2019 ini, dalam kompetisi yang cukup berat ini, kami akan berupaya dan berusaha semaksimal mungkin dengan kemampuan yang kami punya untuk kami memberikan kepada Perseru Badak Lampung FC dan masyarakat Lampung,” kata mantan pemain Sriwijaya FC tersebut.

Pemain lain yang merupakan putra asli Lampung, Dalmiansyah Matutu, juga memohon dukungan dari masyarakat Lampung, terutama saat laga-laga kandang.

“Terima kasih Lampung yang sudah support kami. Tanpa dukungan penuh dari masyarakat Lampung, kami bukan apa-apa,” ujar pemain kelahiran Kalianda, Lampung Selatan, tersebut. (Tribunlampung.co.id/Noval Andriansyah/Tama Yudha Wiguna/Daniel Tri Hardanto)

Skuat Perseru Badak Lampung FC

Kiper

- Yoewanto Stya Beny (1)

- Ahmad Fauzi (26)

- Dikry Yusron (12/belum kontrak)

Belakang

- Syahrul Mustofa (19)

- Jujun Saepulloh (44)

- Kurniawan (13)

- Kunihiro Yamashita (5)

- Rizky Abdiansyah (55)

- M Zainal Haq (15)

- Arthur Irawan (3/proses kontrak)

- Miftah Anwar Sani (14)

Tengah

- M Rahmat Hidayatullah (88)

- Aulia Hidayat (27)

- Arifki Eka Putra (7)

- Dalmiansyah Matutu (21)

- Janeth Y Silvester Kamare (11)

- Fernando Jose Gomes Junior (Fernandinho) (94)

- Marcus Vinicius Vidal Cunha (10)

- Frengki Kogoya (8)

- Jefri Kurniawan (77)

- Hariyanto Panto (18/proses kontrak)

- Muhammad Fahri (6/proses kontrak)

- Suhandi (28/proses kontrak)

- Akbar Tanjung (45/proses kontrak)

Depan

- Ahmad Syaifullah (16)

- Melcior Leideker Majefat (20)

- TA Mushafri (29)

- Francisco Wagsley Torres (9)

Pelatih: Jan Saragih

Halaman 4/4
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved