Bank Indonesia Siapkan Uang Tunai Rp 5 Triliun untuk Ramadan dan Lebaran

Bank Indonesia KPw Provinsi Lampung menyiapkan uang tunai sekitar Rp 5 triliun.

Bank Indonesia Siapkan Uang Tunai Rp 5 Triliun untuk Ramadan dan Lebaran
Tribunlampung.co.id/Ana Puspita Sari
Kepala Bank Indonesia Kantor Perwakilan Wilayah Provinsi Lampung Budiharto Setyawan mendampingi masyarakat yang lakukan penukaran uang di Kas Keliling Bersama, beberapa waktu lalu. 

TRIBUNLAMPUNG.CO.ID, BANDAR LAMPUNG - Untuk memenuhi kebutuhan uang tunai selama Ramadan dan jelang hari raya Idul Fitri 1440 Hijriah, Bank Indonesia KPw Provinsi Lampung menyiapkan uang tunai sekitar Rp 5 triliun.

Kepala Bank Indonesia Kantor Perwakilan Wilayah Provinsi Lampung Budiharto Setyawan mengatakan, jumlah tersebut untuk memenuhi kebutuhan perbankan maupun masyarakat pada periode tersebut.

Ia menyebutkan, tahun ini Bank Indonesia KPw Provinsi Lampung menyediakan peningkatan minimum 8 persen dari tahun sebelumnya.

Meski begitu, Bank Indonesia melonggarkan persiapan peningkatan kebutuhan uang tunai sampai dengan 10 persen untuk mengantisipasi apabila ada lonjakan permintaan dari masyarakat.

Prediksi kenaikan tersebut, lanjut dia, mengacu pada pertumbuhan ekonomi Lampung yang saat ini sekitar 5,2 persen dan inflasi sebesar 3 persen.

Bank Lampung dan Bank Indonesia Edukasi Ciri Keaslian Uang Rupiah

4 Pecahan Uang Kertas Rupiah yang Tak Berlaku Mulai 31 Desember 2018, Segera Tukar ke Bank Indonesia

"Bank-bank sejak dari awal juga sudah diminta untuk merencanakan jadi supaya nggak terlalu jauh dengan perencanaannya. Sudah disampaikan ke BI sehingga keluarlah jumlah sekitar Rp 5 triliun tadi," jelasnya, Senin, 6 Mei 2019.

Untuk kegiatan penukaran uang, lanjut Budiharto, Bank Indonesia bekerja sama dengan seluruh kantor cabang bank di Lampung untuk bisa melayani bukan hanya nasabahnya tapi termasuk juga masyarakat umum.

Bank Indonesia juga akan melayani penukaran di beberapa titik yang memang menjadi pusat keramaian, misalnya di Bandar Lampung, Bank Indonesia akan bekerja sama dengan perbankan untuk melayani penukaran di Lapangan Saburai.

"Selain itu kita juga akan layani penukaran di lokasi-lokasi tertentu misalnya di Pelabuhan Bakauheni, baik di dermaganya maupun di kapal ferinya. Jadi memang kita tetap siap untuk bisa melayani masyarakat, kita terus sosialisasikan bahwa kita melayani penukaran uang, untuk jadwal penukaran uang akan segera diinformasikan" imbuh dia.

Untuk menghindari risiko masyarakat mendapat uang tidak asli, Bank Indonesia mengimbau masyarakat untuk tidak menukar uangnya di tempat lain selain bank.

Bank Indonesia tidak pernah bisa menjamin bahwa uangnya adalah uang asli dan jumlahnya sesuai apabila penukaran dilakukan di selain perbankan.

"Karena bank-bank ini sudah melayani penukaran, BI juga melayani penukaran, silakan (masyarakat) memanfaatkan jalur yang resmi yaitu perbankan," imbaunya. (Tribunlampung.co.id/Ana Puspita Sari)

Penulis: Ana Puspita Sari
Editor: Daniel Tri Hardanto
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved