Tata Cara Mandi Wajib/Junub Bagi Pria dan Wanita yang Haid/Nifas Sesuai Anjuran Rasulullah SAW
Tata Cara Mandi Wajib/Junub Bagi Pria dan Wanita yang Haid/Nifas Sesuai Anjuran Rasulullah SAW
Tata Cara Mandi Wajib/Junub Bagi Pria dan Wanita yang Haid/Nifas Sesuai Anjuran Rasulullah SAW
TRIBUNLAMPUNG.CO.ID - Sebelum menjalankan ibadah puasa, umat muslim disarankan untuk melakukan Mandi Wajib atau Mandi Junub lebih dulu.
Hal tersebut tentunya untuk membuat ibadah lebih afdol dan kembali mensucikan diri.
Karena itu ada kaidah dan tata cara Mandi Wajib yang harus dilakukan.
Mandi wajib menjadi hal yang harus dilakukan ketika terjadi berbagai kondisi.
Misalnya setelah berhentinya haid atau keluarnya air mani.
Berikut tata cara mandi wajib baik bagi perempuan dan laki-laki, yang dikutip dari Tribunnews Bogor:
Tata Cara Mandi wajib Bagi Pria
Ada hadits dan beberapa anjuran yang berbeda mengenai tata cara mandi wajib untuk pria.
Menurut HR At-Tirmidzi, menyela pangkal rambut hanya dikhususkan bagi laki-laki. Para wanita tidak perlu melakukan hal ini.
Berikut ini tata cara mandi wajib dengan cara Nabi Muhammad SAW menurut hadits Al Bukhari.
"Dari Aisyah istri Nabi shallallahu 'alaihi wasallam, bahwa jika Nabi shallallahu 'alaihi wasallam mandi karena junub,
beliau memulainya dengan mencuci kedua telapak tangannya, kemudian berwudhu sebagaimana wudhu untuk salat.
lalu memasukkan jari-jarinya ke dalam air dan menggosokkannya ke kulit kepala.
Setelah itu beliau menyiramkan air ke atas kepalanya dengan cidukan kedua telapak tangannya sebanyak tiga kali, kemudian beliau mengalirkan air ke seluruh kulitnya." (HR. Al Bukhari)
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/lampung/foto/bank/originals/7-penyebab-mesti-mandi-wajib-sebaiknya-sebelum-sahur-ketika-ramadan.jpg)