Masa Tugas sebagai Gubernur Lampung Berakhir, Ridho dan Yustin Tak Kuasa Tahan Air Mata
Suasana haru menyelimuti malam pelepasan purnatugas Gubenur Lampung dan Wakil Gubenur Lampung M Ridho Ficardo-Bachtiar Basri.
Penulis: Beni Yulianto | Editor: Daniel Tri Hardanto
Dalam sambutannya, Ridho mengucapkan terima kasih kepada masyarakat Lampung.
Dia memohon maaf karena tidak bisa mewujudkan semua harapan masyarakat.
Namun, Ridho memastikan sudah mencurahkan seluruh tenaga dan pikiran demi kemajuan Lampung.
"Acara yang berat. Sejak menentukan tanggal berubah-ubah. Saya bersama Pak Wagub dan keluarga meminta maaf apabila di masa kami tidak semua harapan tercapai, tIdak semua keinginan tercipta," kata Ridho.
Menurut Ridho, lima tahun merupakan waktu yang singkat.
"Hanya lima tahun. Waktu yang singkat. Tapi bukan berapa lama kami berdua bertugas di Provinsi Lampung ini. Tapi bagaimana kami mengemban amanah ini. Sehingga akan dikenang seperti apa. Sebagai anak Lampung memimpin di kampung sendiri. Bagaimana kita mengisi, memimpin, dan bisa memberi manfaat untuk semua," beber dia.
"Kami memonitor harapan masyarakat yang jadi tugas kami. Kami berusaha melakukan yang terbaik melakukan tugas kami demi masyarakat Lampung. Tentunya dalam kepemimpinan kami ada cacat, ada gores, dan pasti ada khilaf. Maka kami setulus hati memohon maaf untuk warga seluruh masyarakat Lampung," ungkap Ridho.
"Bahwa apa yang kita lakukan mungkin harusnya bisa lebih baik lagi. Akan tetapi, pemerintahan yang baik, pembangunan berkelanjutan, itu yang akan memberikan dampak cepat bagi masyarakat," paparnya.
Menurut Ridho, misi pemerintahan yang dibangun untuk kesejahteraan masyarakat.
"Misi kami kesejahteraan, forkopimda misi keamanan. Tidak mungkin sejahtera jika tidak aman dan tidak mungkin aman ketika ketimpangan kesejahteraan sangat tinggi. Maka ini kekompakan yang dengan bangga saya sampaikan, tidak semua provinsi memiliki sinergi sebaik Lampung," ungkapnya.
• Gubernur Ridho Ikut Cek Lintasan Kereta di Bandar Lampung
Ridho mengaku dukungan pemerintah kabupaten/kota juga sangat berarti bagi kemajuan yang dicapai.
"Pemerintah kabupaten/kota memberikan dukungan, bukan hanya secara politis pembangunan daerah. Tapi juga dalam APBD kabupaten/kota. Keberhasilan Lampung hari ini karena jiwa besarnya pemda kabupaten/kota. Sehingga saya dan Pak Wagub bolak-balik terima penghargaan," ujarnya.
Adapun jabatan Ridho-Bachtiar berakhir pada 2 Juni 2019 mendatang.
Sekprov Lampung Hamartoni Ahadis membeberkan lompatan besar pembangunan Lampung di era Ridho-Bachtiar.
Hamartoni juga mengucapkan terima kasih seraya membacakan pantun.
"Terima kasih kepada Bapak Gubernur dan Wakil Gubernur atas curahan pikiran dan tenaganya untuk membuat lompatan besar pembangunan Lampung," katanya.
Acara ini juga diisi dengan launching buku "Lompatan Besar dan Tinta Emas Karya Bakti Pembangunan M Ridho Ficardo untuk Lampung."
Pada puncak acara, para tamu undangan akan dihibur penampilan penanyi Judika. (Tribunlampung.co.id/Beni Yulianto)