Jokowi Ingin Bertemu Sang Rival, BPN Prabowo-Sandi: Silakan Telepon Langsung

Andre menilai, jika benar-benar ingin bertemu, Jokowi tidak perlu terus mengungkapkan keinginannya di media massa.

Jokowi Ingin Bertemu Sang Rival, BPN Prabowo-Sandi: Silakan Telepon Langsung
KOMPAS.COM/KRISTIANTO PURNOMO
Calon Presiden Nomor Urut 1, Joko Widodo dan no urut 2, Prabowo Subianto bersalaman usai Debat Kedua Calon Presiden, Pemilihan Umum 2019 di Hotel Sultan, Jakarta, Minggu 17 Februari 2019. 

Jokowi mengatakan, seusai pencoblosan ia sudah mengutus orang kepercayaan untuk berkomunikasi dengan Prabowo.

Orang tersebut adalah Menteri Koordinator Bidang Kemaritiman Luhut Binsar Pandjaitan.

Namun, upaya tersebut belum membuahkan hasil hingga saat ini.

"Sudah mengutus, tapi memang kelihatannya belum ketemu," kata dia.

Dorongan pertemuan Jokowi dan Prabowo kembali menguat setelah terjadi kerusuhan di sejumlah lokasi di Jakarta.

PP Muhammadiyah Dorong Pertemuan

Pimpinan Pusat Muhammadiyah mendorong agar kedua calon presiden, Joko Widodo dan Prabowo Subianto, bertemu. 

Ketua PP Muhammadiyah Haedar Nashir dalam Konferensi Pers di Gedung PP MUhammadiyah, Kamis 23 Mei 2019.
Ketua PP Muhammadiyah Haedar Nashir dalam Konferensi Pers di Gedung PP MUhammadiyah, Kamis 23 Mei 2019. (Kompas.com/Fitria Chusna Farisa)

Hal ini untuk menyikapi sejumlah aksi yang muncul usai pengumuman hasil Pemilu 2019.

"PP Muhammadiyah sejak awal bahkan ketika ormas-ormas Islam juga bertemu dengan Wakil Presiden RI Pak Jusuf Kalla, menyampaikan imbauan dan ajakan agar Pak Jokowi dan Pak Prabowo bertemu," kata Ketua Umum PP Muhammadiyah Haedar Nashir.

Haedar mengatakan, pihaknya juga menangkap isyarat berbagai pernyataan kedua tokoh untuk melakukan silaturahim.

Halaman
123
Penulis: Noval Andriansyah
Editor: Reny Fitriani
Sumber: Kompas.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved