Berita Lampung Terpopuler Minggu 26 Mei 2019, Kisah PSK Paruh Baya di Lampung, Pelangganya Pelajar!
Berita Lampung Terpopuler hari Minggu 26 Mei 2019 di portal Tribunlampung.co.id.
Penulis: teguh prasetyo | Editor: wakos reza gautama
TRIBUNLAMPUNG.CO.ID, BANDAR LAMPUNG - Berita Lampung Terpopuler hari Minggu 26 Mei 2019 di portal Tribunlampung.co.id.
Berikut Berita Lampung Terpopuler selama hari Minggu 26 Mei 2019 di portal Tribunlampung.co.id.
Berita Lampung Terpopuler selama hari Minggu 26 Mei 2019 di portal Tribunlampung.co.id di antaranya mengenai Kisah PSK Paruh Baya di Lampung, Berusia 50 Tahun, Pelanggannya Pelajar, hingga Tarif Rp 50 Ribu.
Ini 5 Berita Lampung Terpopuler selama hari Minggu 26 Mei 2019 di portal Tribunlampung.co.id.
• Jihan Sumbang Separuh Gaji dan Abdul Hakim Ampang Pungu, Program Calon Anggota DPD RI Asal Lampung
1. Kisah PSK Paruh Baya di Lampung, Berusia 50 Tahun, Pelanggannya Pelajar, hingga Tarif Rp 50 Ribu
Seorang wanita berusia 50 tahun masih menjajakan diri sebagai pekerja seks komersial (PSK) di Pringsewu.
Hal tersebut terungkap setelah wanita berinisial Ma itu terjaring razia Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) pada Rabu (23/5/2019) malam.
Ma terjaring bersama dua rekannya, yang juga PSK paruh baya, Ya (36) dan Wa (45)
Satpol PP Pringsewu menggelar razia di sejumlah tempat, yang disinyalir digunakan untuk transaksi maksiat pada Rabu (23/5/2019) malam.
Di antaranya, Jalan Kesehatan Kecamatan Pringsewu, Kabupaten Pringsewu.
Dalam razia tersebut, petugas satpol PP mengamankan tiga wanita paruh baya yang disinyalir sebagai PSK.
Kepala Bidang Penegak Perundang-Undangan Sat Pol PP Pringsewu, Maulidin Ansyori mengatakan, kegiatan razia dalam rangka cipta kondisi ketertiban umum dalam rangka ramadhan.
"Kami menerima laporan tentang penjaja seks di tempat umum, terutama di Jalan Kesehatan," ungkap Maulidin.
Atas laporan tersebut, Maulidin bersama anggotanya melaksankan razia.
Pihaknya mendapatkan tiga perempuan yang diduga PSK.
Berita selengkapnya bisa baca di sini.
• Pelaku Pura-pura Buang Air Kecil, Niat Tolong Orang Malah Ojol Dibegal. Mimpi 3 Kali Hilang Motor
2. Uang Rp 20 Juta Raib Milik Wanita Pengendara Motor yang Ditabrak Truk, Korban Baru Sadar di RS
Seorang wanita pengendara sepeda motor menjadi korban kecelakaan akibat ditabrak truk saat hendak berangkat kerja.
Selain mengalami luka, ia juga kehilangan uang sebesar Rp 20 juta.
Peristiwa kecelakaan terjadi pada Rabu (22/5/2019).
Kecelakaan tersebut terjadi di jalan depan pabrik tekstil PT Sri Rejeki Isman atau Sritex di Jetis, Sukoharjo.
Adapun, wanita pengendara sepeda motor yang ditabrak truk tersebut diketahui bernama Suratmi (43).
Ia merupakan pegawai Pabrik Sritex.
Menurut keterangan adik korban, Thary Bramastyo, korban saat itu sedang dalam perjalanan menuju kantor.
"Kerja di Sritex, mau berangkat kerja setengah delapan pagi."
"Kalau tepatnya saya kan kurang tahu, itu di perempatan atau pertigaan sebelum Sritex," ucap Thary melalui sambungan telepon pada Sabtu (25/5/2019).
Thary menjelaskan, saat itu, satu unit truk dari arah selatan langsung menabrak korban dengan motornya, yang melaju dari arah berlawanan.
Dibantu sopir truk yang menabrak dan satpam Sritex, korban dilarikan ke rumah sakit menggunakan kendaraan dari Pabrik Sritex.
Untuk berita selengkapnya bisa baca di sini.
• Ramalan Zodiak Hari Ini Senin 27 Mei 2019. Taurus Hari Penuh Romansa, Scorpio Bisa Lebih Santai
3. Pria Dibunuh Akibat Sembur Air Pakai Mulut ke Teman yang Tidur, Pelaku Dilarang Buang Jasad ke Jalan
Seorang pria dibunuh temannya lantaran mengganggu temannya yang sedang tidur.
Jasad korban kemudian dibuang ke sungai setelah dibunuh.
Peristiwa pria dibunuh temannya tersebut terjadi di Luwu.
Hal itu berawal saat korban menyemburkan air dari mulut ke tersangka yang sedang tertidur.
Dikutip dari Kompas.com, pelaku pembunuhan tersebut, yakni NB (33) dan LR (37).
Kasat Reserse Kriminal Polres Luwu, AKP Faisal Syam mengatakan, lokasi pembunuhan berada di antara perbatasan Kabupaten Luwu dan Wajo.
“Setelah dilakukan pemeriksaan, pada mobil masih ditemukan darah tercecer di mobil."
"Bahkan, pelaku sempat balik ke Luwu memantau perkembangan untuk memastikan informasi korban,” jelas Faisal Syam.
Korban bernama Joko Wirawan dibunuh oleh pelaku dengan cara ditikam berkali-kali di bagian dada.
Pelaku ditangkap polisi, Sabtu (18/5/2019).
Pelaku mengaku sakit hati atas tindakan korban.
Di hadapan penyidik, pelaku mengaku sering dirundung dan ditertawakan oleh korban, Jumat (24/5/2019).
Berita selengkapnya bisa baca di sini.
• Istri Pejabat Pemprov Tarik-menarik Tas dengan Jambret Sampai Alami Patah Kaki
4. DPO Polda Lampung Buat Laporan Polisi di Polda Lampung, Kok Bisa?
Aset-aset eks Tripanca bekas milik Sugiharto Wiharjo alias Alay terpidana kasus tindak pidana korupsi, makin bermasalah.
Setelah akta notaris nomor 26 dan 27, kali ini Akta Notaris No 25 tentang perjanjian kerjasama pengelolaan PT Prabu Tirta bermasalah.
Kerabat Alay, Yurike dan Antonius Hadiyanto membuat laporan ke Polda Lampung mengenai dugaan adanya keterangan palsu ke dalam akta autentik.
Pelaporan ini dilakukan kuasa hukum yang ditunjuk yakni Japriyanto Manalu di Polda Lampung, Selasa 9 Mei 2019.
Informasi yang dihimpun, keluarga Alay melaporkan keluarga Budi Winarto yang meliputi PI, BK dan FY atas dugaan pemalsuan keterangan ke dalam surat autentik perjanjian.
Yurike dan Antonius Hadiyanto sendiri terlibat dalam kerjasama dengan Budi Winarto pada pengelolaan saham pabrik air mineral Tripanca PT Prabutirta Jaya Lestari.
Semula pengelolaan saham tersebut berjalan baik, hingga peningkatan modal sesuai dengan akta notaris nomor 77 PT Prabutirta Jaya Lestari tanggal 25 November 2011.
Namun berjalannya waktu pengelolaan saham tersebut diduga dirubah tanpa sepengetahuan Yurike dan Antonius Hadiyanto.
Pihak Budi Winarto diduga melakukan perbuatannya berdasarkan terbitnya akta notaris nomor 94 tertanggal 25 Agustus 2014 tentang pernyataan keputusan rapat para pemegang saham PT Prabu Tirta Jaya Lestari.
Saat dikonfirmasi, kuasa hukum Japriyanto Manalu membenarkan atas laporan tersebut.
Berita selengkapnya bisa dibaca di sini.
• 3 Filosofi Ini Dipegang Jokowi Hingga Menangkan Pilwali Solo, Pilgub DKI Jakarta dan 2 Kali Pilpres
5. Driver Ojek Online Antar Pria ke Markas Paspampres Lewati Aksi 22 Mei: Terabas Benteng Pertahanan
Sebuah kisah pengemudi atau driver ojek online saat Aksi 22 Mei beredar di media sosial.
Sang driver ojek online mengaku harus mengantarkan seorang pria ke Markas Paspampres melewati polisi dan massa Aksi 22 Mei 2019.
Kisah driver ojol tersebut pun menjadi viral di media sosial.
Kisah itu diunggah akun Instagram @keluhkesahojol.id pada hari Kamis (23/5/2019).
Cerita yang menjadi viral tersebut bermulai dari seorang driver ojol bernama Wahyu Pratama.
Ia mendapat pesanan atau order dari pria yang diduga anggota Paspampres.
Pesanan itu dia terima tepat di hari terjadinya aksi 22 Mei 2019.
Kala itu, sang Paspampres sedang berada di Epicentrum Walk, Kuningan, Jakarta.
Ia hendak menuju Markas Paspampres.
Markas Paspampres berada di daerah Tanah Abang, Jakarta Pusat.
Berita selengkapnya bisa baca di sini.
(tribunlampung.co.id/teguh prasetyo)