Pilpres 2019

Ada Isu Kerusuhan Besar pada Juni, Begini Kata Menhan Ryamizard Ryacudu

Menteri Pertahanan Ryamizard Ryacudu mengimbau semua pihak untuk tetap menjaga situasi Tanah Air tetap kondusif.

Ada Isu Kerusuhan Besar pada Juni, Begini Kata Menhan Ryamizard Ryacudu
Kemhan RI/Juli Syawaludin
Menteri Pertahanan Ryamizard Ryacudu melaksanakan Buka Puasa Bersama yang diadakan oleh Ikatan Alumni Universitas Sriwijaya (IKA UNSRI), di Gedung Griya Agung, Palembang, Jum?at (17/5). Acara Tersebut bertemakan Memperkokoh Persatuan Dalam Keberagaman Dalam Rangka Mewujudkan Masyarakat Madani Yang Diridhoi Allah SWT, dan dikesempatan itu pula Menhan memberikan Tausiyah Bela Negara. 

TRIBUNLAMPUNG.CO.ID - Menteri Pertahanan Ryamizard Ryacudu mengimbau semua pihak untuk tetap menjaga situasi Tanah Air tetap kondusif, setelah menjalani pesta demokrasi lima tahun sekali.

Ia juga mengomentari soal pihak yang mengembuskan isu kerusuhan besar pada Juni mendatang.

"Kita ini sudah sering mengadakan pesta demokrasi? Pesta sudah berakhir dan itu sudah salam-salaman. Tapi apa yang terjadi? Ketidakpuasan biasa," ujar Ryamizard seperti dikutip dari Tribunnews.com, Kamis, 30 Mei 2019.

Menurutnya, pihak yang tidak puas dengan hasil pengumuman rekapitulasi suara Pilpres 2019 dari Komisi Pemilihan Umum (KPU) agar melakukan pengaduan ke jalur yang telah ditentukan secara bersama, baik ke Bawaslu, KPU, maupun Mahkamah Konstitusi (MK).

"Itu semuanya dipilih bersama kesepakatan bersama. Ada 01, ada 02, tidak ada masalah," katanya.

Ryamizard meminta agar tidak ada lagi kerusuhan seperti pada 21-22 Mei 2019, yang mengakibatkan jatuhnya korban jiwa dan kerugian ekonomi.

Biodata dan Rekam Jejak Ketua MK Anwar Usman yang Bakal Pimpin Sidang Sengketa Pilpres 2019

Bahas Potensi Ledakan Sengketa Pemilu 2019, UKMF Mahkamah FH Unila akan Datangkan Ketua MK

"Akan ada kerusuhan lagi nanti Juni, akan lebih besar dari kemarin. Itu pernyataan kurang baik. Mari kita antisipasi, saya mengajak semua pihak terutama yang tidak puas untuk tidak melakukan apa-apa," paparnya.

Bila terjadi kerusuhan kembali, kata Ryamizard, yang mengalami kerugian dan kesusahan itu bukan dari capres 01 maupun 02, tetapi rakyat yang jadi korbannya.

"Kedua belah pihak harus berdoa untuk mereka. Dengan itu peringatan ya sudahlah enggak usah lagi ditambah untuk yang meninggal ini," ucapnya. (*) 

Artikel ini telah tayang di Tribunnews.com dengan judul Menhan Ajak Pihak Tidak Puas Hasil Pilpres, Tetap Tempuh Jalur yang disepakati

Penulis: Noval Andriansyah
Editor: Daniel Tri Hardanto
Sumber: Tribunnews
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved