Public Service

Meng-qadha Utang Puasa Atau Mendahulukan Puasa Syawal?

Saya mau tanya manakah yang didahulukan meng- qadha utang puasa atau melaksanakan puasa Syawal.

Meng-qadha Utang Puasa Atau Mendahulukan Puasa Syawal?
Ist
Ketua Komisi Fatwa MUI Lampung, KH Munawir.

Meng-qadha Utang Puasa Atau Mendahulukan Puasa Syawal?

Laporan Reporter Tribun Lampung Eka A Solihin 

TRIBUNLAMPUNG.CO.ID - KEPADA Yth MUI Lampung. Saya mau tanya manakah yang didahulukan meng- qadha utang puasa atau melaksanakan puasa Syawal.

Bayar Utang Puasa Ramadan atau Puasa Syawal Lebih Dulu? Begini Penjelasan Ustaz Abdul Somad

Terimakasih atas penjelasannya.

Pengirim: +6285779548xxx

Dahulukan Qadha Utang Puasa

Orang yang memiliki utang puasa Ramadan ada dua, yang pertama disebabkan karena ada udzur (alasan yang dibenarkan oleh syar'i) seperti dalam kondisi perjalanan, sedang haid atau nifas, atau sedang sakit.

Yang kedua adalah tidak karena udzur, seperti malas atau sengaja tidak puasa tanpa alasan, lupa tidak niat, dianjurkan. Maka bagi orang yang punya utang puasa disebabkan karena tidak ada udzur maka hukumnya haram puasa sunah sebelum meng-qadha utang puasanya.

Dan jika utang puasa tersebut disebabkan udzur maka orang tersebut dianjurkan untuk segera meng-qadha utang puasanya. Setelah utang puasa Ramadan terbayar, maka ia boleh melanjutkannya dengan puasa sunah Syawal.

Kapan Waktu yang Tepat Lakukan Puasa Syawal?

Syamsuddin Ar-Ramli dalam Kitab Nihayatul Muhtaj menjelaskan:

"Ulama menyebutkan bahwa orang yang tidak berpuasa Ramadan karena uzur, perjalanan, masih anak-anak, masih kufur, tidak dianjurkan puasa sunah enam hari di bulan Syawal. Abu Zur`ah berkata, tidak begitu juga. Ia tetap dapat pahala sunah puasa Syawal meski tidak mendapatkan pahala yang dimaksud karena efeknya setelah Ramadhan sebagaimana tersebut di hadits. Tetapi jika ia sengaja tidak berpuasa di bulan Ramadhan tanpa uzur, maka haram baginya puasa sunah. Masalah yang disebutkan Al-Mahamili mengikuti pandangan gurunya, Al-Jurjani. (Orang utang puasa Ramadan makruh berpuasa sunah, kemakruhan puasa sunah bagi mereka yang tidak berpuasa Ramadan karena uzur)."

Dari keterangan di atas bisa disimpulkan bahwa bagi mereka yang memiliki utang puasa Ramadan baiknya mengqadha utang puasanya terlebih dahulu. Setelah itu mereka baru boleh mengamalkan puasa sunah Syawal.

KH. MUNAWIR
Ketua Komisi Fatwa MUI Lampung

Penulis: Eka Ahmad Sholichin
Editor: soni
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved