Ramadan 2019

Keutamaan Puasa Sunah Arafah Menurut Hadis

Adapun yang dimaksud dengan puasa Arafah adalah (Mengetahui) puasa yang dilaksanakan pada hari Arafah.

Penulis: Resky Mertarega S | Editor: Daniel Tri Hardanto
PKSART
Keutamaan Puasa Sunah Arafah Menurut Hadis. 

TRIBUNLAMPUNG.CO.ID - Keutamaan puasa sunah Arafah menurut hadis.

Bagi kamu yang hendak menjalankan puasa Arafah, berikut niat puasa Arafah dan keutamaannya.

Puasa sunah Arafah sangat dianjurkan bagi umat Muslim.

Salah satu tujuannya agar umat Muslim dapat turut merasakan nikmatnya sebagaimana dirasakan para jemaah haji.

Namun bagi jemaah haji yang tidak mampu puasa, maka dengan sendirinya haram hukumnya untuk berpuasa di hari Arafah 9 Zulhijjah.

Di Arafah, umat Muslim memperbanyak zikir dan salawat, serta salat dan mengaji di hari yang mulia tersebut.

Sebab, pahalanya amat besar, yakni 700 kali lipat dibandingkan dengan hari lain di bulan lain.

Adapun yang dimaksud dengan puasa Arafah adalah (Mengetahui) puasa yang dilaksanakan pada hari Arafah, yakni pada tanggal 9 Zulhijjah yaitu hari pada saat jemaah haji melakukan wukuf di Padang Arafah.

Bacaan Niat Puasa Tarwiyah dan Puasa Arafah serta Keutamaannya

Salah satu amalan utama di awal Zulhijjah adalah puasa Arafah, pada tanggal 9 Zulhijjah.

Puasa ini memiliki keutamaan yang semestinya tidak ditinggalkan seorang muslim pun.

Puasa ini dilaksanakan bagi kaum muslimin yang tidak melaksanakan ibadah haji.

Dari Abu Qotadah, ia berkata bahwa Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam bersabda,

صِيَامُ يَوْمِ عَرَفَةَ أَحْتَسِبُ عَلَى اللَّهِ أَنْ يُكَفِّرَ السَّنَةَ الَّتِى قَبْلَهُ وَالسَّنَةَ الَّتِى بَعْدَهُ وَصِيَامُ يَوْمِ عَاشُورَاءَ أَحْتَسِبُ عَلَى اللَّهِ أَنْ يُكَفِّرَ السَّنَةَ الَّتِى قَبْلَهُ

“Puasa Arafah (9 Dzulhijjah) dapat menghapuskan dosa setahun yang lalu dan setahun akan datang. Puasa Asyuro (10 Muharram) akan menghapuskan dosa setahun yang lalu.” (HR. Muslim no. 1162)

Inilah Niat, Keutamaan, serta Keistimewaan Bagi yang Menjalankan Ibadah Puasa Arafah

Imam Nawawi dalam Al Majmu’ (6: 428) berkata, “Adapun hukum puasa Arafah menurut Imam Syafi’i dan ulama Syafi’iyah: disunahkan puasa Arafah bagi yang tidak berwukuf di Arafah. Adapun orang yang sedang berhaji dan saat itu berada di Arafah, menurut Imam Syafi’ secara ringkas dan ini juga menurut ulama Syafi’iyah bahwa disunahkan bagi mereka untuk tidak berpuasa karena adanya hadits dari Ummul Fadhl.”

Halaman 1/2
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

Berita Populer

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved