Sidang Kasus Suap Mesuji

BREAKING NEWS - Tak Masuk Dalam APBD, Dana Swakelola Pembangunan Mesuji Dipertanyakan Hakim dan JPU

Dalam persidangan lanjutan fee proyek infrastruktur Mesuji, Majelis Hakim dan Jaksa Penuntut Umum (JPU) KPK mempertanyakan proyek swakelola.

BREAKING NEWS - Tak Masuk Dalam APBD, Dana Swakelola Pembangunan Mesuji Dipertanyakan Hakim dan JPU
Tribunlampung.co.id/Hanif Mustafa
Sidang lanjutan perkara dugaan suap fee proyek infrastruktur Mesuji kembali digelar di Pengadilan Negeri Tipikor Tanjungkarang, Senin, 24 Juni 2019. Jaksa KPK menghadirkan delapan saksi dari Dinas PUPR Mesuji. 

Laporan Reporter Tribun Lampung Hanif Mustafa

TRIBUNLAMPUNG.CO.ID, BANDAR LAMPUNG - Dalam persidangan lanjutan fee proyek infrastruktur Mesuji, Majelis Hakim dan Jaksa Penuntut Umum (JPU) KPK mempertanyakan proyek swakelola yang dikerjakan oleh Dinas PUPR Mesuji.

Diketahui bahwa Dinas PUPR Mesuji memberlakukan pengerjaan beberapa proyek dengan sistem swakelola, sementara untuk material disediakan oleh pihak rekanan.

"Apakah proyek swakelola ada potongan?" tanya JPU KPK Roni kepada saksi Lutfi Mediansyah, Senin 24 Juni 2019.

"Kalau pemotongan swakelaola gak ada," jawab Kasi Jalan Dinas PUPR Mesuji bidang Bina Marga Lutfi Mediansyah yang sempat terdiam.

JPU pun menanyakan apakah ada pengawasan khusus dari bupati dalam proyek swakelola ini.

"Gak ada," ungkap Lutfi.

"Terus ini dananya dari mana?" tanya Roni.

"APBD," jawab lesu Lutfi.

BREAKING NEWS - Sidang Lanjutan Khamami, Jaksa KPK Hadirkan 8 Saksi dari Dinas PUPR Mesuji

Roni pun langsung menyahut jika anggaran swakelola ini bisa dibuat permainan.

Halaman
12
Penulis: hanif mustafa
Editor: Teguh Prasetyo
Sumber: Tribun Lampung
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved