Tribun Lampung Selatan

Nanang Pastikan Pemkab Lampung Selatan Dukung Pembangunan Kota Baru Dilanjutkan

Plt Bupati Lampung Selatan Nanang Ermanto mendukung rencana Pemprov Lampung untuk melanjutkan proyek pembangunan Kota Baru di Kecamatan Jati Agung.

Nanang Pastikan Pemkab Lampung Selatan Dukung Pembangunan Kota Baru Dilanjutkan
Tribunlampung.co.id/Dedi Sutomo
Plt Bupati Lampung Selatan Nanang Ermanto 

TRIBUNLAMPUNG.CO.ID, KALIANDA - Plt Bupati Lampung Selatan Nanang Ermanto mendukung rencana Pemprov Lampung untuk melanjutkan proyek pembangunan Kota Baru di Kecamatan Jati Agung.

"Kita pasti mendukung rencana Pemprov Lampung tersebut. Apalagi Kota Baru ada di Kecamatan Jati Agung yang masih di wilayah Lampung Selatan," kata Nanang seusai melepas pendistribusian logistik pilkades serentak, Senin, 24 Juni 2019.

Nanang meyakini, dilanjutkannya pembangunan Kota Baru akan berdampak pada percepatan pembangunan di Jati Agung dan sekitarnya.

Apalagi di sana juga ada kampus Itera.

Namun, kata Nanang, Pemkab Lampung Selatan belum diajak koordinasi oleh Pemprov Lampung untuk membahas pembangunan Kota Baru.

Gubernur Lampung Arinal Djunaidi memastikan Pemprov Lampung akan melanjutkan pembangunan Kota Baru yang sempat terhenti selama masa kepemimpinan Gubernur M Ridho Ficardo.

VIDEO Kondisi Mengenaskan Kantor Pemprov Lampung di Kota Baru

Nasib Kota Baru di Tangan Gubernur Lampung Arinal yang Sempat Mangkrak Habiskan Rp 414 Miliar

Pemprov pun segera merumuskan rencana tersebut untuk disesuaikan dengan visi dan misi Arinal Djunaidi dan Chusnunia Chalim.

Pembangunan Kota Baru dimulai pada era Gubernur Lampung Sjachroedin ZP.

Pembangunan Kota Baru ini dilandasi oleh Perda Nomor 1 Tahun 2009 tentang Rencana Tata Ruang Wilayah Provinsi Lampung.

Kemudian diperkuat dengan Perda Nomor 2 Tahun 2013 tentang Pembangunan Kota Baru.

Anggaran pembangunan Kota Baru diperkirakan mencapai Rp 300 miliar.

Lahan Kota Baru seluas 1.580 hektare diperuntukkan pembangunan gedung pemerintahan, mapolda, kantor kejaksaan, dan beberapa instansi lainnya.

Sedangkan lahan sisanya untuk keperluan umum dan komersial. (Tribunlampung.co.id/Dedi Sutomo)

Penulis: Dedi Sutomo
Editor: Daniel Tri Hardanto
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved