Tribun Lampung Tengah

Disdukcapil Jemput Bola Lakukan Perekaman e-KTP Bagi Warga yang Sakit

Disdukcapil melakukan jemput bola dengan mendatangi langsung warga yang sakit dan melakukan perekeman di rumah warga langsung atau di balai kampung.

Disdukcapil Jemput Bola Lakukan Perekaman e-KTP Bagi Warga yang Sakit
Tribunlampung.co.id/Syamsir
Perekaman oleh petugas Disdukcapil bagi masyarakat sakit. 

Laporan Reporter Tribun Lampung Syamsir Alam

TRIBUNLAMPUNG.CO.ID,GUNUNGSUGIH - Memudahkan pelayanan bagi masyarakat yang sedang sakit dan akan melakukan perekaman kartu tanda penduduk elektronik (e-KTP), Dinas Kependudukan dan Catatan Sipil (Disdukcapil) Lampung Tengah adakan pelayanan langsung.

Adapun pelayanan yang diberikan guna program e-KTP sampai ke semua masyarakat, Disdukcapil melakukan jemput bola dengan mnedatangi langsung warga yang sakit dan melakukan perekeman di rumah warga langsung atau di balai kampung.

Kepala Disdukcapil Sugandi menjelaskan, program jemput bola pihaknya dan kampung sudah dijalankan satu tahun terakhir, namun menurutnya program tersebut memang belum tersosialisasi dengan masif.

"Program ini telah berlangsung sejak lama. Namun karena belum tersosialisasi secara luas, masih banyak warga yang belum tahu," kata Sugandi, didampingi Kasi Inovasi Pelayanan Andri Yulizar, Selasa (25/6/2019).

Adapun tekhnis yang dilakukan pihaknya dalam proses perekaman langsung tersebut ke rumah warga yang sakit, yakni dengan mengirim petugas dan melakukan pendataan identitas, serta perekaman.

"Kita akan mengirim petugas untuk langsung mendatangi rumah warga yang sakit tersebut, kita lakukan pendataan dan perekaman langsung di rumah warga tersebut," katanya.

Sosialisasi perekaman langsung di rumah warga yang sakit ujarnya, sudah dilakukan sejak awal 2019 lalu dengan menggandeng camat dan kepala kampung melalui rakor rutin setiap bulannya.

Sementara Andri Yulizar mengatakan, untuk mendapatkan pelayanan jemput bola, warga yang sakit bisa membuat permohonan ke Disdukcapil Lamteng, baik secara perseorangan, ataupun melalui aparatur kampung/kelurahan dan kecamatan.

"Misalnya, pihak keluarga yang sakit mengirimkan permohonan (perekaman di rumah) ke kita, nanti segera tindaklanjuti. Kalau tidak, permohonan dikirim melalui kampung atau kecamatan," ujar Andri Yulizar

Jika permohonan masuk ke Disdukcapil, maka permohonan segera ditindaklanjuti dengan mengirim langsung petugasnya ke alamat yang masuk. Program tersebut pun lanjutnya sudah dilakukan ke ratusan warga di berbagai kampung.

Andri menambahkan, adanya program jemput bola perekaman KTP-EL merupakan instruksi langsung Bupati Loekman Djoyosoemarto untuk memberi pelayanan prima kepada masyarakat khususnya dalam mendapatkan kartu identitas kependudukan.(Tribunlampung.co.id/Syamsir Alam)

Penulis: syamsiralam
Editor: Reny Fitriani
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved