Tribun Pringsewu

Disuruh COD Beli Ponsel Pakai Uang Palsu Pecahan Rp 50 Ribu, Buruh Asal Bulok Ini Diciduk Polisi

Masyarakat di wilayah Kabupaten Pringsewu diminta untuk mewaspadai peredaran uang palsu (upal).

Disuruh COD Beli Ponsel Pakai Uang Palsu Pecahan Rp 50 Ribu, Buruh Asal Bulok Ini Diciduk Polisi
TribunLampung/Robertus Didik
Petugas Polsek Pringsewu Kota menunjukkan uang palsu pecahan Rp 50 ribu dan handphone yang dibeli pakai uang palsu tersebut dengan cara COD 

Laporan Reporter Tribun Lampung Robertus Didik

TRIBUNLAMPUNG.CO.ID, PRINGSEWU - Masyarakat di wilayah Kabupaten Pringsewu diminta untuk mewaspadai peredaran uang palsu (upal).

Sebab, petugas Polsek Pringsewu Kota berhasil mengamankan upal sebanyak 25 lembar pecahan Rp 50 ribu.

Kepala Polsek Pringsewu Kota Kompol Eko Nugroho mengungkapkan, uang tersebut diamankan dari seorang buruh serabutan, Erlan (21) warga Pekon Gunung Terang, Kecamatan Bulok, Kabupaten Tanggamus.

Nilai upal tersebut, kata dia, sebesar Rp 1.250.000.

Kedapatan upal, menurut dia, berdasar informasi masyarakat terkait keberadaan upal dalam transaksi pembelian handphone di Pendopo Pringsewu, Rabu (26/6/2019) malam.

"Kami melakukan penyelidikan dan pencarian, tersangka berhasil ditangkap di Pasar Pringsewu pada Kamis (26/6/2019) pukul 00.30 Wib," ungkap Kompol Eko Nugroho mewakili Kapolres Tanggamus AKBP Hesmu Baroto,Senin (1/7/2019).

Eko mengungkapkan, upal sebanyak 25 lembar itu hanya memiliki dua nomor seri.

Sejumlah 13 lembar uang kertas pecahan Rp 50 ribu dengan nomor seri "GBG349224" dan 12 lembar pecahan Rp. 50 ribu dengan nomor seri yang sama "nBJ7624".

Cara Menekan Peredaran Uang Palsu

Jadi, keberadaan nomor nomor seri yang sama tersebut menimbulkan kecurigaan bila uang tersebut palsu.

Halaman
12
Penulis: Robertus Didik Budiawan Cahyono
Editor: Teguh Prasetyo
Sumber: Tribun Lampung
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved