Caleg Gagal Ramai-ramai Cari Pekerjaan Baru Incar Kursi Anggota BPK RI Periode 2019-2024
Caleg Gagal Ramai-ramai Cari Pekerjaan Baru Incar Kursi Anggota BPK RI Periode 2019-2024
Penulis: Romi Rinando | Editor: Heribertus Sulis
Caleg Gagal Ramai-ramai Cari Pekerjaan Baru Incar Kursi Anggota BPK RI Periode 2019-2024
TRIBUNLAMPUNG.CO.ID – Bukan hanya pendaftaraan calon pimpinan KPK yang banyak menjadi incaran pejabat.
Pasalnya pendaftaraan anggota Badan Pemeriksa Keuangan (BPK) RI periode 2019-2024, ternya juga ramai diminati baik kalangan pejabat, politisi sampai pengusaha.
Bahkan sejumlah calon legislatif yang gagal dalam pemilu 2019 juga mencari pekerjaan baru dengan mendaftar anggota BPK. Mereka nantinya akan diseleksi rekan separtai di Komisi XI Dewan Perwakilan Rakyat.
• Pemkot Metro Raih WTP dari BPK RI Sembilan Kali Berturut-turut
Catatan kompas.com, dari 64 pendaftar, setidaknya ada 10 nama caleg yang gagal mendapat kursi ke Senayan. Mereka yakni
Nurhayati Ali Assegaf (Demokrat),
Daniel Lumban Tobing (PDI-P),
Akhmad Muqowam (PPP),
Tjatur Sapto Edy (PAN),
Ahmadi Noor Supit,
Ruslan Abdul Gani (Golkar),
Haryo Budi Wibowo (PKB), Pius Lustrilanang , Wilgo Zainar, Haerul Saleh, (Gerindra).
• Nilai Kontrak Eksklusif Vanessa Angel sampai Cukup untuk Hidup, Tak Bisa Bicara hingga 21 Juli
Ada juga Wakil Ketua Umum Partai Gerindra Ferry Juliantono, namun belakangan ia batal mendaftar dan menarik berkasnya.
Kebanyakan dari nama-nama diatas pernah menjabat sebagai Anggota DPR dua periode dan pernah bertugas di Komisi XI DPR, komisi yang kini akan menyeleksi mereka.
Di luar nama-nama caleg gagal, ada juga nama politisi lainnya Rusdi Kirana.
Bos Lion Air yang juga politisi PKB itu mendaftar meski saat ini masih bertugas sebagai Duta Besar Indonesia untuk Malaysia.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/lampung/foto/bank/originals/caleg-gagal-ramai-cari-pekerjaan-baru-incar-kursi-anggota-bpk-ri.jpg)