Bukit Pelayangan, Destinasi Wisata Instagramable di Utara Pesawaran
Dengan keindahan alamnya, Bukit Pelayangan saat ini sudah menjadi satu destinasi wisata favorit nan Instagramable di Bumi Andan Jejama.
Penulis: Robertus Didik Budiawan Cahyono | Editor: Daniel Tri Hardanto
Bukit Pelayangan, Destinasi Wisata Instagramable di Utara Pesawaran
TRIBUNLAMPUNG.CO.ID, NEGERI KATON - Bukit Pelayangan berada di Desa Pujorahayo, Kecamatan Negeri Katon, Kabupaten Pesawaran.
Dengan keindahan alamnya, Bukit Pelayangan saat ini sudah menjadi satu destinasi wisata favorit nan Instagramable di Bumi Andan Jejama.
Wisata yang dikelola melalui Badan Usaha Milik Desa Pujorahayu ini memanfaat lahan seluas 3 hektare berupa bukit yang memiliki hamparan di atasnya.
Pada tepi hamparan terbangun pondok-pondok untuk kongko sambil menikmati panorama alam di sekitarnya.
Selain itu, terdapat spot yang sangat Instagramable.
Spot foto tersebut ada yang berbentuk perahu dari bambu.
Ada juga yang berbentuk love (cinta) dengan latar belakang pemandangan alam nan asri.
Sekitar bukit tersebut merupakan hamparan sawah dan perbukitan.
Gundukan bukit barisan pun terlihat jelas dari Bukit Pelayangan.
• Kisah Thomas Riska Bangun Pulau Tegal Mas di Lampung yang Penuh Spot Instagramable
• Pecinta Selfie Wajib ke Sini, Lampung Kini Punya 2 Studio Foto Baru yang Instagramable
Ketua Kelompok Sadar Wisata (Pokdarwis) Bukit Pelayangan Desa Pujorahayu Andreas Sufirman mengungkapkan, Bukit Pelayangan ini bermula dari ide Kepala Desa Pujorahayu Apri Budi Hartono pada 2017.
Bukit Pelayangan merupakan aset Desa Pujorahayu yang tadinya hanya menjadi tempat warga mencari kayu.
Bukit ini berbatasan sengan Pekon Mataram, Kecamatan Gadingrejo, Kabupaten Pringsewu, tepatnya di area Wisata Telaga Gupit.
Masyarakat yang menikmati wisata Telaga Gupit dapat langsung mengakses ke Bukit Pelayangan.
Bahkan Telaga Gupit terlihat jelas dari atas Bukit Pelayangan.
Warga yang berdiri di atas Bukit Pelayangan dapat melihat langsung bangunan kompleks kantor Pemkab Pesawaran.
Andreas mengatakan, ke depan akan dibangun menara di atas bukit itu.
Dengan begitu, pengunjung bisa menyaksikan beberapa kabupaten di Lampung.
Selain Pesawaran dan Pringsewu, dari sana bisa terlihat wilayah Bandar Lampung, Tanggamus, Lampung Tengah, Lampung Barat, dan Pesisir Barat.
Menurut dia, saat ini saja sudah banyak masyarakat dari luar Desa Pujorahayu yang berkunjung untuk berwisata di Bukit Pelayangan.
• Yuk ke Sini, Bifaz Cafe Tawarkan Menu Lezat Ramah Kantong dan Spot Foto Instagramable
• Sulap Rumah Tua Jadi Spot Instagramable, Dikunjungi 100 Orang Saban Weekend
Sejak dibuka perdana, 24 April 2019 lalu, Bukit Pelayangan sudah dikunjungi sedikitnya 9.000 orang.
Angka itu didapat dari tiket masuk sepeda motor.
Andreas mengungkapkan, tarif masuk yang diberlakukan masih berupa sepeda motor, bukan per pengunjung.
Dia mengungkapkan, tarif per sepeda motor hanya Rp 5.000.
Sedangkan untuk mobil hanya Rp 10 ribu.
Akses jalan ke atas bukit sudah baik, sehingga mobil dapat sampai ke puncak.
"Saat ini, hari biasa kunjungannya rata-rata 40 sepeda motor," ungkap Andreas. (Tribunlampung.co.id/Robertus Didik Budiawan)
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/lampung/foto/bank/originals/bukit-pelayangan-1.jpg)