Tribun Pesawaran

BUMDes Desa Pujorahayo Pesawaran Kelola Objek Wisata Bukit Pelayangan Nan Instagramable

Bukit Pelayangan Desa Pujorahayo, Kecamatan Negri Katon, Pesawaran menawarkan panorama keindahan alam.

BUMDes Desa Pujorahayo Pesawaran Kelola Objek Wisata Bukit Pelayangan Nan Instagramable
Tribunlampung.co.id/Robertus Didik Budiawan
Ketua Pokdarwis Bukit Pelayangan Desa Pujorahayu Andreas Sufirman (kiri) bersama seorang pengunjung Bukit Pelayangan. 

Laporan Wartawan Tribun Lampung Robertus Didik Budiawan Cahyono

TRIBUNLAMPUNG.CO.ID, PRINGSEWU - Bukit Pelayangan Desa Pujorahayo, Kecamatan Negri Katon, Pesawaran menawarkan panorama keindahan alam.

Kini menjadi salah satu destinasi pariwisata unggulan kabupaten setempat.

Padahal, lokasi itu sebelumnya hanya menjadi tempat warga mencari kayu.

Saat ini  dikelola melalui Badan Usaha Milik Desa Pujorahayu memanfaatkan lahan bukit sekitar tiga hektare yang memiliki hamparan.

Di tepi hamparan terbangun pondokan untuk pengunjung kongko menikmati panorama alam.

Di sana, terdapat spot instagramble semisal perahu dari bambu, area berbentuk love berlatar pemandangan alam nan asri.

Mencari Ketenangan Kunjungi Air Terjun Tundo Telu Pesawaran

Ketua Kelompok Sadar Wisata (Pokdarwis) Bukit Pelayangan Desa Pujorahayu Andreas Sufirman menyampaikan, tempat wisata Bukit Pelayangan ini bermula dari ide Kepala Desa Pujorahayu Apri Budi Hartono 2017 lalu.

Bukit ini berbatasan dengan Pekon Mataram, Kecamatan Gadingrejo, Kabupaten Pringsewu. Tepatnya di area Wisata Telaga Gupit.

“Sehingga masyarakat yang menikmati wisata Telaga Gupit dapat langsung mangakses wisata Bukit Pelayangan. Bahkan Telaga Gupit terlihat jelas dari atas Bukit Pelayangan,” ujarnya.

Andreas menambajkan, pengunjung berdiri di atas Bukit Pelayangan dapat melihat langsung bangunan komplek kantor Pemkab Pesawaran.

Pesawaran Usul 160 Formasi CPNS 2019

Ke depan, rencananya akan dibangun menara di atas bukit itu.

“Semisal rencana itu jadi, diharapkan dapat semakin menarik wisatawan".

"Adanya menara, dapat melihat suasana Pesawaran Pringsewu, Bandar Lampung, Tanggamus, Lampung Tengah, Lampung Barat dan Pesisir Barat,” terangnya.

Terkait tarif masuk Andreas mengatakan Rp 5.000 per sepeda motor dan mobil Rp 10.000. Akses jalan ke atas bukit sudah baik sehingga mobil dapat menuju sampai ke puncak. (*)

Penulis: Robertus Didik Budiawan Cahyono
Editor: martin tobing
Sumber: Tribun Lampung
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved