Tribun Tulangbawang Barat

Overpass Tol STA 65 Lambu Kibang Tunggu Keputusan Pusat

Usulan Bupati Tulangbawang Barat Umar Ahmad agar dibangun overpass jalan tol STA 65 Lambu Kibang hingga kini belum terealisasi.

Overpass Tol STA 65 Lambu Kibang Tunggu Keputusan Pusat
Tribun Lampung/Endra Zulkarnain
Overpass Tol STA 65 Lambu Kibang Tunggu Keputusan Pusat 

Overpass Tol STA 65 Lambu Kibang Tunggu Keputusan Pusat

Laporan Reporter Tribun Lampung Endra Zulkarnain 

TRIBUNLAMPUNG.CO.ID, PANARAGAN - Usulan Bupati Tulangbawang Barat Umar Ahmad agar dibangun overpass jalan tol STA 65 Lambu Kibang hingga kini belum terealisasi.
Pasalnya, sejauh ini PT Waskita Karya, selaku kontraktor belum membangun overpass dan JPO di lokasi tersebut.

Pembangunan overpass diusulkan lantaran padatnya mobilisasi warga yang melintasi dan menyeberang tol STA 65.

Gara-gara Ulah Seekor Monyet, Warga sampai Demo Blokade Jalan Tol

Setiap harinya, mayoritas petani di sekitar STA 65 Lambu Kibang Tulangbawang Barat (Tubaba), yang mencakup wilayah Kecamatan Lambu Kibang dan Way Kenanga, serta Kecamatan Banjar Agung Kabupaten Tulangbawang masih melintasi jalan tol untuk menyeberang.

Jika dibiarkan, kondisi ini membahayakan lantaran warga menyeberang jalan tol yang nantinya dipadati kendaraan. Irfan Kurniawan, teknik pengembangan PT Waskita Karya mengakui, pembangunan overpass di STA 65 dan jembatan penyeberangan orang (JPO) di STA 64 sejak lama sudah diusulkan masyarakat.

Ruas Jalan Tol Trans Sumatera Terbanggi Besar - Kayu Agung Siap Beroperasi Pada Agustus Mendatang

Menurutnya, usulan itu mendapat restu dari Bupati Tubaba Umar Ahmad sejak awal 2019, dan disepakati masyarakat lewat musyawarah di Kecamatan Lambu Kibang pada Maret lalu.
"Tapi usulan masih harus diproses oleh Badan Pengelolaan Jalan Tol dan Jalan Bebas Hambatan (BPJT dan JBH). Karena yang memutuskan dan menyetujui pembangunan adalah pihak BPJT dan JBH," kata Irfan melalui pesan WhatsApp.

Irfan mengaku, PT Waskita Karya tidak bisa memulai pembangunan overpass karena pihaknya hanya sebatas kontraktor. Irfan juga memastikan persyaratan untuk pembangunan overpass dan JPO yang diusulkan masyarakat sudah cukup, karena mendapatkan dukungan dari Bupati Tubaba.

Dirinya juga memastikan, jika di tingkat pusat sedang membahas usulan masyarakat yang direstui Bupati Tubaba itu. "Informasinya dalam waktu dekat ini mau diadakan rapat pembahasan terkait usulan pembangunan overpass STA 65 & JPO STA 64," kata dia.PT Waskita, menurut Irfan, masih tetap mengikuti proses pengajuan usulan overpass & JPO.

Sementara, warga sekitar STA 65 dan STA 64 Lambu Kibang merasa kesulitan untuk mengeluarkan hasil bumi lantaran terhalang jalan tol Trans Sumatera. "Masih lewat jalan tol, itu kan dipinggir jalan tol masih ditimbun untuk lewat," kata seorang warga.

Apalagi, sebagian warga menerima informasi pada 17 Agustus mendatang jalan tol segera dioperasionalkan. Mereka khawatir karena sampai saat ini Overpass STA 65 dan JPO STA 64 Lambu Kibang itu belum dibangun."Nah, kami petani mau lewat mana," tanya warga. (end)

Penulis: Endra Zulkarnain
Editor: soni
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved