Tribun Lampung Barat

Bupati Lampung Barat Parosil Mabsus Apresiasi Pameran dan Kontes Bonsai Nasional di Kebun Raya Liwa

Bupati Lampung Barat Parosil Mabsus Apresiasi Acara Pameran dan Kontes Bonsai Nasional di Kebun Raya Liwa

Bupati Lampung Barat Parosil Mabsus Apresiasi Pameran dan Kontes Bonsai Nasional di Kebun Raya Liwa
ISTIMEWA
pameran dan kontes bonsai tingkat nasional di Kebun Raya Liwa (KRL) 

TRIBUNLAMPUNG.CO.ID,BANDAR LAMPUNG -Perkumpulan Penggemar Bonsai Indonesia (PPBI) Cabang Lampung Barat (Lambar) menggelar pameran dan kontes bonsai tingkat nasional di Kebun Raya Liwa (KRL) sejak 4 Juli lalu dan berakhir hari ini, Selasa (16/7/2019).

Setidaknya pameran ini mampu menyedot sekitar 6 ribu lebih pengunjung dari berbagai daerah.

Bupati Lampung Barat Parosil Mabsus pada rapat koordinasi (Rakor) Pengendalian Operasional Pembangunan (POP) di Aula Kagungan Sekretariat Pemkab Lampung Barat siang tadi mengapresiasi gelaran ini.

Penyelenggaraan pameran dan kontes bonsai ini turut berdampak positif terhadap kunjungan peserta dari luar daerah khususnya dari Pulau Jawa dan Sumatera ke lokasi wisata KRL tempat dimana diselenggarakannya event tersebut.

"Saya sangat mengapresiasi pelaksanaan pameran dan kontes bonsai tingkat nasional yang diselenggarakan. Dimana mampu menarik wisatawan untuk berkunjung," ungkap Parosil melalui rilis yang diterima Tribunlampung.co.id, Selasa (16/7/2019).

Tak kalah penting, dengan diselenggarakannya pameran dan kontes bonsai tingkat nasional tersebut menurutnya telah mampu memacu ekononomi kreatif di kabupaten setempat, dan tanpa membebani anggaran pendapatan dan belanja daerah (APBD) Lambar.

"Event tersebut memacu ekonomi kreatif tanpa pemborosan ABPD, sekali lagi saya mengapresiasi atas terselenggaranya pameran dan kontes bonsai ini," kata dia lagi.

Terpisah, Ketua PPBI Lambar Widyatmoko Kurniawan menyampaikan rasa terimakasih kepada semua pihak, yang telah mendukung pelaksanaan acara sebagai upaya PPBI Lambar mendukung pemda mempromosikan destinasi wisata, serta mendukung terwujudnya Lambar sebagai kabupaten konservasi.

"Event ini tidak hanya sebatas wadah menyalurkan hobi, namun bentuk dukungan kami dalam mempromosikan potensi yang ada, mulai pariwisata serta untuk menumbuh kembangkan ekonomi kreatif di kabupaten ini," katanya.

Menurut dia, para pencinta seni bonsai yang tergabung dalam PPBI Lambar sudah sekitar 200 orang, tersebar di 15 kecamatan di kabupaten setempat.

Selain memang memiliki koleksi bonsai mulai dari bakalan hingga sudah memiliki klas, para seniman bonsai di Lambar sudah banyak melakukan budidaya tanpa merusak hutan, dan menjadi salah satu mata pencaharian tambahan.

"Adanya kontes dan pameran ini juga dimanfaatkan oleh masyarakat untuk menjual pot, hong (tempat pot), pupuk, kawat bonsai dan lain-lain, belum lagi yang mampu memanfaatkan momen untuk menjual bonsai bakalan hasil budidaya, sehingga secara langsung ini berdampak terhadap perekonomian masyarakat kita," tandasnya.

(Tribunlampung.co.id/ Sulis Setia M)

Penulis: sulis setia markhamah
Editor: wakos reza gautama
Sumber: Tribun Lampung
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved