Amalan dan Sunnah di Hari Raya Idul Adha, Puasa Arafah dan Ganjaran Pahalanya Besar
Ada beberapa sunah dan amalan yang bisa dilakukan menjelang hari raya Idul Adha, mulai dari puasa hingga tuntunan tak boleh makan sebelum salat id.
Penulis: Romi Rinando | Editor: wakos reza gautama
TRIBUNLAMPUNG.CO.ID -Hari raya Idul Adha 1440 H diperkirakan jatuh Minggu 11 Agustus 2019.
Ada beberapa sunah dan amalan yang bisa dilakukan menjelang hari raya Idul Adha, mulai dari puasa hingga tuntunan tak boleh makan sebelum salat id.
Untuk puasa, sebelum Idul Adha ada Puasa Tarwiyah dan Puasa Arafah.
Puasa Tarwiyah jatuh pada 8 Dzulhijjah dan Puasa Arafah jatuh pada 9 Dzulhijjah.
Sementara itu, hari raya Idul Adha jatuh pada 10 Dzulhijjah.
Jika melaksanakan dua puasa sunah tersebut, maka kita bisa mendapatkan pengampunan dari Allah SWT.
Melaksanakan ibadah sunah Puasa Tarwiyah bisa menghapuskan dosa satu tahun yang lalu.
Umat muslim juga akan diberikan keberkahan hidup dan dilipatgandakan amal dan juga ibadahnya.
• Cara Salat Idul Adha yang Dilaksanakan Setiap Tanggal 10 Dzulhijjah H
• Kasus Dugaan Korupsi Dana Parpol Dihentikan, Benny Uzer Temui Presiden Jokowi
• Gempa Guncang Kemiling, Warga Berlarian Keluar Rumah
Sementara, melaksanakan ibadah sunah Puasa Arafah, Allah akan mengampuni dosa tahun lalu dan dijaga untuk tidak melakukan dosa atau maksiat di tahun yang akan datang.
Keutamaan tersebut juga tertuang dalam hadist yang diriwayatkan oleh Abu Qatadah al-Anshar:
"Dan Rasulullah SAW ditanya tentang berpuasa di hari Arafah. Maka, baginda bersabda, 'Ia menebus dosa setahun yang telah lalu dan setahun yang akan datang'." (HR Imam Muslim).
Niat puasa Tarwiyah sebagai berikut:
نويتُ صومَ تَرْوِيَة سُنّةً لله تعالى
Nawaitu shauma tarwiyata sunnatan lillahi ta’ala
Artinya, "Saya niat puasa sunah Tarwiyah karena Allah Ta'ala."
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/lampung/foto/bank/originals/amalan-dan-niat-puasa-tarwiyah-dan-arafah-jelang-idul-adha-2019.jpg)