Amalan dan Sunnah di Hari Raya Idul Adha, Puasa Arafah dan Ganjaran Pahalanya Besar
Ada beberapa sunah dan amalan yang bisa dilakukan menjelang hari raya Idul Adha, mulai dari puasa hingga tuntunan tak boleh makan sebelum salat id.
Penulis: Romi Rinando | Editor: wakos reza gautama
Niat Puasa Arafah:
نَوَيْتُ صَوْمَ عَرَفَةَ سُنَّةً لِلَّهِ تَعَالَى
Nawaitu shouma ‘arofata sunnatan lillaahi ta’aalaa
Artinya: "Saya Niat Puasa Sunnah Arafah karena Allah Ta’ala".
Sementara itu, dilansir TribunWow.com dari darunnajah.com, ada empat amalan sunah menjelang hari Idul Adha.
Berikut empat amalan Idul Adha:
1. Mandi sebelum Berangkat Salat
Diriwayatkan oleh Al-Baihaqi melalui Asy-syafi’i tentang seseorang yang pernah bertanya kepada Ali RA tentang hari-hari yang menjadikan mandi sebagai keutamaan.
Ali RA menjawab, "Hari Jumat, Hari Arafah, Hari Nahr, dan hari Fitri,".
Ibnu Qudamah mengatakan bahwa karena hari Id adalah hari berkumpulnya kaum muslimin untuk salat, maka ia disunahkan untuk mandi sebagaimana hari Jumat.
2. Mengenakan Pakaian Terbaik
Berpakaianlah dengan pakaian terbaik, namun bukan yang terbuat dari kain sutera.
Pakaian terbaik bukan berarti yang mewah, namun yang rapi, sopan, dan bersih.
3. Tidak Makan sebelum Salat Idul Adha
Berbeda dengan Idul Fitri yang disunahkan untuk makan kurma, dan diutamakan dengan jumlah ganjil.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/lampung/foto/bank/originals/amalan-dan-niat-puasa-tarwiyah-dan-arafah-jelang-idul-adha-2019.jpg)