Video Tribun Lampung

VIDEO Data e-KTP dan KK Warga Diperjualbelikan Secara Ilegal

Media sosial tengah diramaikan dengan sebuah utas yang mengungkapkan adanya transaksi jual beli data Nomor Induk Kependudukan (NIK) e-KTP dan KK

TRIBUNLAMPUNG.CO.ID - Media sosial tengah diramaikan dengan sebuah utas yang mengungkapkan adanya transaksi jual beli data Nomor Induk Kependudukan (NIK) e-KTP dan Kartu Keluarga (KK) secara ilegal di Facebook.

Utas ini ditulis oleh akun Twitter bernama @hendralm pada Kamis (25/7/2019).

Hingga tulisan ini dibuat, utas tersebut sudah di-retweet sebanyak 22 ribu kali lebih dan di-likes lebih dari 11 ribu netizen lainnya.

Melalui utas yang ditulisnya, @hendralm mengungkapkan adanya grup Facebook bernama ' DREAM MARKET OFFICIAL' yang berisi tentang transaksi jual beli data NIK dan KK secara ilegal.

"Ternyata ada ya yang memperjual belikan data NIK + KK. Dan parahnya lagi ada yang punya sampe jutaan data. Gila gila gila," tulis @hendralm di utasnya.

Dalam utasnya tersebut, @hendralm juga mengungkapkan ada akun yang memiliki seribu data KTP dan juga foto selfie.

Tak hanya itu, @hendralm juga membeberkan adanya akun Facebook yang memiliki data NIK + KK sebanyak satu kecamatan.

Tak hanya itu, Hendra juga mencantumkan beberapa tangkapan layar yang memperlihatkan oknum-oknum pengguna Facebook melakukan transaksi jual beli data NIK dan KTP di grup Facebook tersebut.

Tim Tribunnews.com kemudian berusaha menghubungi pemilik akun @hendralm terkait utas yang ia buat.

Pemilik akun yang bernama asli Hendra Hendrawan ini menjelaskan asal mula dirinya mengetahui adanya grup Facebook ini.

Halaman
123
Penulis: Wahyu Iskandar
Editor: wakos reza gautama
Sumber: Tribun Lampung
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

berita POPULER

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved