Tribun Bandar Lampung

Kemenko Kemaritiman Gulirkan Program Satu Juta Nelayan, Lampung Dapat Kuota 5 Ribu

Kementerian Koordinator Kemaritiman membentuk program satu juta nelayan berdaulat sesuai Peraturan Presiden (Perpres) nomor 16 tahun 2017.

Penulis: kiki adipratama | Editor: Reny Fitriani
Tribunlampung.co.id/Kiki
Dedy Miharja Sekretaris Deputi Bidang Koordinasi Kedaulatan Maritim, Kementerian Maritim 

Laporan Reporter Tribunlampung Kiki Adipratama

TRIBUNLAMPUNG.CO.ID, BANDARLAMPUNG - Kementerian Koordinator Kemaritiman membentuk program satu juta nelayan berdaulat sesuai Peraturan Presiden (Perpres) nomor 16 tahun 2017 tentang kebijakan kelautan Indonesia.

Hal ini disampaikan Sekretaris Deputi (Sesdep) Bidang Koordinasi Kedaulatan Maritim, Kementerian Maritim Dedy Miharja usai melakukan Audensi dengan Gubernur Lampung Arinal diruang rapat Gubernur, Jumat (2/8/2019).

Dedy mengatakan program satu juta nelayan berdaulat nantinya untuk mengatasi kemajuan dan kesejahteraan nelayan di Provinsi Lampung dengan meningkatkan kesejahteraan nelayan, dan mengurangi kemiskinan nelayan.

Program yang bertujuan memaksimalkan potensi laut ini menargetkan 300 kabupaten/kota di pesisir Indonesia dengan jumlah peserta minimal 300 ribu orang.

"Nah untuk Lampung sendiri kemukinan ada 5 ribu nelayan yang akan ikut program tersebut, " katanya.

Menurutnya, melalui program tersebut nelayan diharapkan melek teknologi.

Karena salah satu pelatihannya adalah bagaimana nelayan menggunakan aplikasi Fish On.

Di aplikasi berbasis android ini, tersedia beberapa fitur yang sangat bermanfaat bagi nelayan.

Kemenko Kemaritiman Minta Pemprov Lampung Wujudkan Gerakan Indonesia Bersih

Diantaranya, pengawetan ikan, penjualan ikan, komunikasi pencatatan hasil tangkapan ikan, hingga panic button, yaitu fitur permintaan bantuan dalam kondisi darurat.

Sebelumnya diketahui Gubernur Lampung Arinal Djunaidi saat perdana menjadi pembina upacara ,memaparkan program kerja dalam visi misinya yang dikenal dengan Lampung Berjaya.

Arinal menyebutkan bahwa hasil pertemuan dengan beberapa Menteri di Jakarta telah mendapatkan beberapa program yang akan terwujud yang saat ini sedang dijalankan.

"Saya berkomitmen akan memajukan Provinsi Lampung yang dikenal dengan Lampung Berjaya. Seperti enam visi dan misi yang telah saya sampaikan, " ujarnya saat menyampaikan amanat sebagai pembina upacara,Senin (17/6/2019)

Disamping itu seusai melakukan apel Kendaraan Dinas di Lapangan KORPRI Pempeov Lampung Arinal juga menyampaikan pihaknya sudah bertemu dengan menteri.

Pertemuan dengan menteri tersebut membahas terkait visi misinya untuk membangun ekonomi kerakyatan melalui Infrastruktur, Pertanian, Peternakan, Perikanan, dan Pariwisata.

"Alhamdulillah melalui Menteri Koordinator Kemaritiman bahwa Provinsi Lampung mendapat jatah 5 ribu nelayan yang akan ikut Program sejuta nelayan berdaulat," ucap Gubernur Senin 15 Juli lalu.

"Mudah-mudahan akan menggerakan ekonomi nelayan, " imbuhnya.

(Tribunlampung.co.id/Kiki Adipratama)

Sumber: Tribun Lampung
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved