Berita Lampung
Polisi Gerebek Balap Liar di Pringsewu, 20 Remaja dan 12 Motor Diamankan
Sebanyak 20 remaja bersama 12 unit sepeda motor diamankan jajaran Polsek Sukoharjo saat membubarkan aksi balap liar.
Penulis: Oky Indra Jaya | Editor: taryono
Ringkasan Berita:
Tribunlampung.co.id, Pringsewu - Sebanyak 20 remaja bersama 12 unit sepeda motor diamankan jajaran Polsek Sukoharjo saat membubarkan aksi balap liar di Jalan Umum Pekon Enggalrejo, Kecamatan Adiluwih, Kabupaten Pringsewu, Kamis (4/6/2026) sekitar pukul 16.00 WIB.
Baca juga: 102 Siswa SMA Siger Dipindahkan ke Sekolah Swasta, DPRD: Solusi untuk Kepastian Pendidikan
Penindakan dilakukan menyusul laporan warga yang resah dengan aktivitas kebut-kebutan yang hampir setiap sore terjadi di lokasi tersebut.
Kapolsek Sukoharjo AKP Juniko mengatakan, penggerebekan merupakan respons cepat atas laporan masyarakat yang masuk melalui layanan Call Center 110. Tak lama setelah menerima informasi, petugas langsung bergerak menuju lokasi dan mendapati aksi balap liar tengah berlangsung.
"Begitu menerima laporan dari masyarakat, kami langsung menindaklanjutinya dengan melakukan penggerebekan. Saat petugas tiba di lokasi, benar saja sedang berlangsung aksi balap liar yang dilakukan sekelompok remaja," kata Juniko.
Menurutnya, aktivitas tersebut sangat berbahaya karena dilakukan di jalan umum yang menjadi akses utama mobilitas warga antarpekon. Selain memiliki lebar jalan yang terbatas, lokasi juga berada di kawasan perkebunan sehingga berpotensi memicu kecelakaan lalu lintas.
Dalam operasi itu, polisi mengamankan 20 remaja yang diduga terlibat balap liar berikut 12 unit sepeda motor. Dari hasil pemeriksaan awal, sejumlah kendaraan diketahui telah dimodifikasi untuk menunjang aksi balapan.
"Dari lokasi kami mengamankan 20 remaja berikut 12 unit sepeda motor. Sebagian kendaraan bahkan sudah dimodifikasi untuk keperluan balap," ujarnya.
Seluruh kendaraan yang diamankan kemudian dibawa ke Mapolsek Sukoharjo sebagai barang bukti untuk proses penanganan lebih lanjut. Sementara para remaja yang terjaring pendataan dan pembinaan.
Juniko menegaskan, pihaknya tidak akan memberikan toleransi terhadap praktik balap liar karena berisiko menimbulkan kecelakaan dengan dampak yang bisa berakibat fatal.
"Selain membahayakan diri sendiri, aksi ini juga mengancam keselamatan pengguna jalan lainnya. Karena itu kami tidak akan segan melakukan penindakan," tegasnya.
Lebih lanjut, kepolisian telah berkoordinasi dengan orang tua para remaja, aparat pekon, hingga pihak sekolah untuk memperkuat upaya pencegahan. Langkah tersebut dilakukan agar kejadian serupa tidak kembali terulang.
Ia mengakui, sosialisasi dan pembinaan sebenarnya telah berulang kali dilakukan. Namun, masih ditemukan remaja yang nekat terlibat dalam aksi balap liar.
"Kami sudah sering melakukan pembinaan dan penindakan, tetapi masih ada yang belum jera. Karena itu peran orang tua sangat penting untuk mengawasi pergaulan dan aktivitas anak-anaknya," ungkapnya.
Dalam kesempatan itu, Juniko juga mengapresiasi kepedulian masyarakat yang aktif melaporkan berbagai potensi gangguan keamanan dan ketertiban di lingkungannya.
Ia mengimbau warga untuk tidak ragu memanfaatkan layanan Call Center 110 apabila menemukan situasi darurat maupun aktivitas yang berpotensi mengganggu kamtibmas.
"Setiap laporan yang masuk akan kami respons secepat mungkin. Sinergi antara masyarakat dan kepolisian sangat dibutuhkan untuk menjaga situasi kamtibmas tetap aman dan kondusif," tandasnya.
(Tribunlampung.co.id/ Oky Indrajaya)
| Alasan Pemprov Lampung Belum Cairkan Gaji ke-13 Bagi PPPK Paruh Waktu |
|
|---|
| Kisah Pilu Butet, Tunawisma yang Ditemukan Tewas Membusuk di Lorong Bangunan |
|
|---|
| Lagi, Buronan Curanmor di Lampung Serahkan Diri ke Polisi, Alasannya Terkuak |
|
|---|
| Buronan Curanmor di Lampung Sukarela Serahkan Diri, Polisi Ungkap Rahasianya |
|
|---|
| Tembus 45 Persen, PAD Bandar Lampung Ditopang Pajak Hotel dan Restoran |
|
|---|
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/lampung/foto/bank/originals/polisi-amankan-balap-liar-di-pringsewu-lampung.jpg)