Mahasiswi Lompat dari Pesawat di Ketinggian 1.000 Meter, Motifnya Misterius

Remaja berusia 19 tahun itu tiba-tiba membuka pintu dan membuat penumpang lainnya, Ruth Johnson, berjibaku sebelum dia jatuh dan tewas.

Penulis: Beni Yulianto | Editor: taryono
kompas.com
Alana Cutland. Gadis usia 19 tahun yang tewas jatuh dari pesawat di ketinggian 1.000 meter di sabana Madagaskar setelah meneliti kepiting.(Facebook via Daily Mirror) 

TRIBUNLAMPUNG.CO.ID - Ada saja aksi nekad yang dilakukan penumpang pesawat.

Seorang penumpang gadis remaja dilaporkan melompat dari atas pesawat di ketinggian 3.600 kaki, atau sekitar 1.000 meter. 

Tentu saja, ia tidak bisa selamat dari pesawat dengan ketinggian tersebut. 

Hal ini terjadi pada seorang gadis yang merupakan mahasiswi Universitas Cambridge.

Ia tewas setelah nekat melompat dari pesawat di ketinggian 3.600 kaki, atau sekitar 1.000 meter.

Alana Cutland jatuh dari pesawat terbang ringan Cessna setelah dia kembali dari sebuah kawasan terpencil Madagaskar untuk meneliti kepiting sebagai bagian dari gelar ilmu alamnya.

Dilansir Daily Mirror Rabu (31/7/2019), insiden tragis itu terjadi setelah pesawat mengudara selama 15 menit dari kawasan Analalava 25 Juli lalu.

Remaja berusia 19 tahun itu tiba-tiba membuka pintu dan membuat penumpang lainnya, Ruth Johnson, berjibaku sebelum dia jatuh dan tewas di sabana Madagaskar.

Saat kejadian pilot juga dilaporkan memegangi kaki Alana dan melakukan manuver dari sisi ke sisi dalam upaya putus asa demi mencegahnya meloncat dari pesawat.

Namun baik si pilot maupun Johnson kehilangan pegangan karena lelah.

Polisi setempat kemudian menggelar penyelidikan dan pencarian untuk menemukan jenazahnya.

Penyelidik segera menginvestigasi penyebab kematian Alana dan sejauh ini sudah mengumpulkan keterangan baik dari pilot, Johnson, serta staf pondok tempat Alana bermalam.

Dalam konferensi pers, kepala polisi setempat Sinola Nomenjahary menyatakan kronologi di mana pesawat Cessna C168 lepas landas dari Anjajavy dengan tiga orang di dalamnya.

Nomenjahary berujar setelah 10 menit terbang, Alana langsung melepas sabuk pengaman, membuka pintu di sebelah kanan, dan kemudian berusaha untuk keluar.

"Nona Johnson sempat mencoba mempertahankannya selama lima menit. Namun ketika dia kehabisan napas karena kelelahan, dia melepaskannya," kata Nomenjahary.

Halaman
12
Sumber: Kompas.com
Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

Berita Populer

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved