Komunitas Sahabat Difabel Lampung Rutin Gelar Kelas Isyarat Tiap Sabtu

Ingin membuat teman disabilitas merasa sama atau sepadan dengan orang normal lainnya melalui komunikasi yang baik

Penulis: sulis setia markhamah | Editor: martin tobing
ist
Komunitas Sahabat Difabel Lampung 

Laporan Wartawan Tribun Lampung Sulis Setia Markhamah

TRIBUNLAMPUNG.CO.ID, BANDAR LAMPUNG - Ingin membuat teman disabilitas merasa sama atau sepadan dengan orang normal lainnya melalui komunikasi yang baik melandasi terbentuknya terbentuknya Komunitas Sahabat Difabel Lampung (Sadila) sejak 28 November 2018.

Wakil Ketua 1 Sadila Arif Fianto mengatakan, komunitas ini memiliki kegiatan rutin kelas isyarat tiap Sabtu.

Kegiatan itu bisa diiikuti anggota Sadila atau masyarakat umum tujuannya, mampu memahami bahasa penyandang disabilitas dan apa yang disampaikan.

Kelas tersebut dimulai pukul 14.00-16.00 WIB. Selain belajar bahasa isyarat secara berkelanjutan, ada sesi sharing setelahnya hingga pukul 17.00 WIB.

Bagian Humas dan Dokumentasi Komunitas Sadila Clara R menambahkan, peserta kelas isyarat kebanyakan mahasiswa, seperti dari UIN, Unila, Teknokrat, UBL karyawan swasta, dan umum.

Forum Startup Lampung Gulirkan Sejumlah Program Menggemakan Startup Digital

Lebih lanjut disampaikannya, komunitas ini kerap terlibat aktif dalam berbagai kegiatan berhubungan dengan penyandang disabilitas.

Diantaranya, saat peringatan Hari Bahasa Isyarat Internasional (HBII) bersama Gerkatin di Taman Gajah 3 September 2018 lalu.

Kegiatan lainnya, peringatan HDI (Hari Disabilitas Internasional) bersama Dinas Sosial 3 Desember 2018.

Komunitas Sadila pernah berpartisipasi memeringati HDI bersama Gerkatin Lampung, Pertuni, HWDI, PPDI dan anak-anak Panti Mardotilah di Ajib's Cafe 16 Desember 2018.

"Ada juga kegiatan Afthercare ABD (Alat Bantu Dengar) bersama Lampung Mendengar 23 Maret 2019".

Komunitas Reverse Insilence Main Skateboard Tiap Weekend Plus Dakwah

"Pernah digandeng bFGD bersama Komisi Pemilihan Umum Lampung untuk membahas tentang pendampingan dan pemilihan kepada teman-teman difabel 30 Maret 2019 lalu menjelang pemilu,” papar Lala, sapaan akrab perempuan ini.

Komunitas ini pernah terlibat dalam kegiatan lomba mewarnai yang diselenggarakan Yayasan Pelita Kasih & Lampung Mendengar 7 April 2019.

Kegiatan lainnya sosialisasi dan simulasi serta pentas seni teman difabel bersama KPU, Gerkatin, HWDI, PPDI, Pertuni dan Sadila di aula Panti Asuhan Budi Asih 13 April 2019.

“Kami juga pernah menjadi pendamping teman tuli tes kerja di Alfamart 24 Juli 2019 lalu".

"Ada juga agenda temu kangen member Sadila sebagai wadah untuk meningkatkan kinerja, sharing dan bertukar pendapat yang diadakan enam bulan sekali," ujar Lala. (*)

Sumber: Tribun Lampung
Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

Berita Populer

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved