Komunitas Reverse Insilence Main Skateboard Tiap Weekend Plus Dakwah

Tersisip pesan walaupun anggotanya 70 persen adalah pemain skateboard, namun tak melupakan sisi keberimbangan menuntut ilmu agama disela menekuni hobi

Penulis: sulis setia markhamah | Editor: martin tobing
ist
Komunitas Reverse Insilence 

Laporan Wartawan Tribun Lampung Sulis Setia Markhamah

TRIBUNLAMPUNG.CO.ID, BANDAR LAMPUNG - Memiliki hobi serupa terkadang dijadikan wadah berkumpul bersama saling sharing bahkan di luar hobi yang dijalani para anggota komunitas.

Seperti yang dilakoni Komunitas Reverse Insilence terbentuk sejak Agustus 2017 lalu.

Komunitas ini menaungi pemilik hobi papan seluncur atau skateboard.

Ketua Komunitas Reverse Insilence (komunitas dakwah pemuda street culture) Soni Anderson mengatakan, dalam komunitas ini tersisip pesan walaupun anggotanya 70 persen adalah pemain skateboard, namun tak melupakan sisi keberimbangan menuntut ilmu agama disela menekuni hobi.

Di awal berdirinya, komunitas ini mengusung nama Lampung Skateboard Berhijrah atau LSB.

Mengingat anggota komunitas dari beragam latar belakang dan agar tidak terkesan insklusif, akhirnya Januari 2019 dirubah namanya menjadi Reverse Insilence.

Kegiatan rutin komunitas ini yakni, bermain skateboard bareng tiap akhir pekan. Biasanya dilakukan setiap sore

Komunitas Low Profile Beatbox Family Gathering Beatbox Saban Sabtu

hari di Elephant Park atau PKOR Way Halim.

"Kegiatan kita main skateboard bareng. Mainnya tiap wekeend yakni Sabtu dan Minggu sore," kata Soni.

Setidaknya dalam satu atau tiga bulan sekali, Komunitas Reverse Insilence mengagendakan hangout bareng. Seperti menjelajah wisata alam di Lampung entah itu pantai atau objek wisata buatan maupun gunung.

Beberapa tempat yang pernah dijelajahi bareng seperti pantai di Krui Pesisir Barat, Pulau Mahittam, dan lainnya. Menurut Soni, tujuannya adalah untuk saling mengakrabkan diri antar anggota komunitas.

Ia menyatakan, saat hangout pun anggota komunitas menjalani visi misinya Taat Tapi Asyik. Maknanya, meskipun jalan-jalan tapi tak lupa untuk salat berjamaah.

Member Komunitas Invernity Chapter Lampung Touring ke Kiluan dan Way Kambas

"Ini bisa jadi satu-satunya komunitas dakwah anak muda di Lampung yang mengusung gaya dakwah milenial yaitu taglinenya Main Manfaat," kata Soni.

Aktivitas lain komunitas ini membuat video, futsal bareng, hingga barbequean. Bahkan juga ada kegiatan lomba menghafal Surah Ar Rahman 2018.

Halaman
12
Sumber: Tribun Lampung
Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

Berita Populer

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved