Tribun Bandar Lampung
Serunya Lomba Menangkap Pokemon di Lampung Elephant Park
Puluhan anggota komunitas Lampung Raid Team mengikuti kompetisi menangkap Pokemon di Lampung Elephant Park, Bandar Lampung, Sabtu (3/8/2019).
Penulis: kiki adipratama | Editor: Daniel Tri Hardanto
TRIBUNLAMPUNG.CO.ID, BANDAR LAMPUNG - Puluhan anggota komunitas Lampung Raid Team mengikuti kompetisi menangkap Pokemon di Lampung Elephant Park, Bandar Lampung, Sabtu (3/8/2019).
Kompetisi ini diadakan langsung oleh Niantic yang dikenal dengan perusahaan pengembang game Pokemon Go.
Kompetisi ini merupakan kompetisi yang di gelar oleh Niantic secara langsung sehingga dapat diikuti oleh penggemarnya yang berada di negara mana pun.
Anovianto, kepala admin komunitas Lampung Raid Team, mengatakan, kegiatan ini diadakan sesuai ketentuan Niantic.
Sebab, kegiatan semacam ini tidak diadakan berdasarkan hari, tanggal, dan bulan tertentu.
"Kompetisi ini diadakan sesuai ketentuan pusatnya. Biasanya sebulan sekali pasti ada, karena game-nya yang menentukan," ungkap Bang Jo, sapaan akrabnya.
"Kalau di Indonesia itu kita mulai start dari jam empat sore sampai jam tujuh malam," tuturnya.
Pemenang game Pokemon Go dibagi dalam beberapa kategori.
Misalnya menangkap Pokemon jenis Shiny sebanyak-banyaknya.
• Waduh, Hampir 700 Anak Jadi Korban Akibat Serial Pokemon, Ada yang Nyaris Buta
• Tanggal Kehadiran Pokemon Go Versi 2 Terungkap Akibat Bocoran Memo, 100 Monster Baru Akan Muncul

Bang Jo menjelaskan, Pokemon jenis Shiny merupakan yang paling langka.
"Tidak mudah untuk mendapatkan Pokemon jenis ini. Terkadang ada di tempat-tempat tertentu yang menjadi raja sehingga harus ditaklukkan bersama-sama," jelas Bang Jo seraya mengatakan, komunitas Lampung Raid Team berdiri sejak 4 Desember 2017 lalu.
Anggota Lampung Raid Team terdiri dari beberapa elemen masyarakat dengan berbagai profesi, mulai dari anak-anak hingga dewasa.
Salah satu di antaranya Fadil, siswa SMP.
"Seneng, Kak, sambil jalan-jalan kita berpetualang mencari Pokemon. Seru aja pokoknya," ungkap Fadil. (Tribunlampung.co.id/Kiki Adipratama)