Tribun Lampung Selatan

Tangkapan Nelayan Turun 40 Persen Dipicu Angin Kencang dan Gelombang Tinggi

Para nelayan pesisir Lampung Selatan menyatakan tangkapan ikan menurun beberapa hari terakhir.

Tangkapan Nelayan Turun 40 Persen Dipicu Angin Kencang dan Gelombang Tinggi
Tribunlampung.co.id/Dedi
Aktivitas nelayan di PPI Bom pagi ini, sabtu (3/8). 

Laporan Wartawan Tribun Lampung Dedi Sutomo

TRIBUNLAMPUNG.CO.ID, KALIANDA - Para nelayan pesisir Lampung Selatan menyatakan tangkapan ikan menurun beberapa hari terakhir. Itu dipicu angin dan arus laut cukup kencang.

Karim, nelayan di PPI Bom Kalianda mengatakan, tangkapan ikan turun 40 persen per hari. Biasanya ia menangkap ikan 1,5 kuintal kini hanya 1 kuintal.

“Ada nelayan lain biasa dapat satu kuintal kini Cuma 60 kilogram (kg),” jelasnya, Senin (5/8/2019).

Ia menambahkan, saat melaut terjadi hembusan angin kencang dan arus laut kuat. Nelayan tidak berani melaut hingga jauh dan lebih memilih mencari ikat di sekitar pulau-pulau kecil guna menghindari cuaca buruk

“Kalau kondisi sangat ekstrem, kita milih tidak melaut. Karena kondisi cuaca di tengah laut sangat sulit untuk diprediksi. Apalagi pada malam hari,” jelas Karim.

Hal senada disampaikan Andi, nelayan di TPI Muara Pilu Bakauheni. “Tiga hari terakhir terjadi angin dan gelombang kencang di tengah laut, tangkapan ikan jadi turun,” ujarnya.

Pelantikan Anggota DPRD Lampung Selatan Masih Tunggu SK Gubernur

“Hasil tangkapan turun bisa sampai 50 persen. Ini menyulitkan kita, karena hanya cukup untuk biaya operasional saja. Rugi kalau turun melaut,” tandasnya.

Andi mengatakan sebagian nelayan bahkan memilih untuk tidak melaut. Selain risiko kondisi cuaca tidak menentu, dipicu hasil tangkapan ikan yang menurun.

Di Pelabuhan Bakauheni, aktivitas penyeberangan kapal roro (roll on roll off) di tetap normal. meski hembusan angin cukup kencang.

Halaman
123
Penulis: Dedi Sutomo
Editor: martin tobing
Sumber: Tribun Lampung
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved