Tribun Lampung Selatan
Rusak Parah, Pemkab Lamsel Diminta Perbaiki Sarana dan Prasarana di Lokasi Wisata Kuliner PPI Bom
Beberapa fasilitas publik di lokasi wisata kuliner PPI Bom Kalianda kurang mendapatkan perhatian dari Pemerintah Kabupaten Lampung Selatan.
Penulis: Dedi Sutomo | Editor: Teguh Prasetyo
Laporan Reporter Tribun Lampung Dedi Sutomo
TRIBUNLAMPUNG.CO.ID, KALIANDA – Beberapa fasilitas publik di lokasi wisata kuliner PPI Bom Kalianda kurang mendapatkan perhatian dari Pemerintah Kabupaten Lampung Selatan.
Diantaranya yang menjadi sorotan fasilitas panggung hiburan yang ada di PPI Bom.
Lampu taman yang ada di depan panggung kini kondisi rusak dan terkesan tidak mendapatkan perhatian.
“Sudah lama pecah-pecah seperti itu. Apalagi panggung hiburannya juga tidak jarang digunakan sekarang,” terang Samsul warga sekitar kepada Tribun, Selasa (6/8/2019).
Pada awalnya, panggung ini digunakan untuk pementasan hiburan, terutama pada saat akhir pekan.
Keberadaan pangung ini guna mendukung PPI Bom sebagai kawasan wisata kuliner di Kalianda.
Tetapi sayang sejak lama kegiatan hiburan yang biasanya ditampilkan pada Sabtu malam itu tidak lagi aktif.
Panggung hiburan pun kini nyaris tidak lagi pernah dimanfaatkan.
• Cara Seniman Lampung Selatan Bangkitkan Wisata Kuliner PPI Bom Kalianda Usai Diterjang Tsunami
“Apalagi bapak Plt Bupati lebih condong mendorong kawasan GOR Way Handak sebagai lokasi untuk hiburan rakyat. Nyaris PPI Bom tidak lagi mendapatkan perhatian,” terang Agung warga lainnya.
Kondisi ini pun dibenarkan oleh para pedagang jajanan di PPI Bom.
Menurut mereka, pasca tsunami Selat Sunda pada akhir tahun 2018 lalu, belum terlihat adanya upaya nyata dari pemerintah daerah untuk membangkitkan kembali PPI Bom sebagai tempat wisata kuliner.
Meski kurang mendapatkan perhatian, tetapi saat ini lambat laun kondisi wisata kuliner PPI Bom mulai bangkit secara perlahan.
Kini tiap akhir pekan cukup ramai warga yang menghabiskan waktunya di PPI Bom sembari menikmati senja hari.
“Kalau dari pemerintah hanya seperti kegiatan bersih-bersih pada hari jumat. Sementara kegiatan lainnya yang bisa mendorong kembali geliat wisata kuliner PPI Bom ini belum ada,” terang Yeni, seorang pedagang di PPI Bom.
(tribunlampung/dedi sutomo)
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/lampung/foto/bank/originals/kondisi-panggung-hiburan-yang-ada-di-ppi-bom-kalianda-yang-kini-seperti-tak-terawat.jpg)