Nasib Ayah dan 2 Anak Pelaku Inses di Lampung, Cabuli Ratusan Kali Satu-satunya Anak Perempuan

Terdakwa dalam kasus inses tersebut berinisial J (44) dan S (25). Selain keduanya, adik korban berinisial YG (15), yang turut menjadi pelaku

tribunlampung.co.id/dodi kurniawan
Ilustrasi. Nasib Ayah dan 2 Anak Pelaku Inses di Lampung, Cabuli Ratusan Kali Satu-satunya Anak Perempuan. 

TRIBUNLAMPUNG.CO.ID, KOTA AGUNG - Seorang ayah dan anak lelakinya dituntut penjara selama 20 tahun akibat mencabuli gadis berusia 18 tahun, yang merupakan anak kandung dan adik kandung keduanya.

Terdakwa dalam kasus inses tersebut berinisial J (44) dan S (25).

Selain keduanya, adik korban berinisial YG (15), yang turut menjadi pelaku, telah divonis.

Ia diproses dan diadili lebih cepat karena masih masuk perlindungan terhadap anak.

Vonisnya pun lebih ringan dari pelaku dewasa yakni sembilan tahun.

Tuntutan terhadap J dan S disampaikan Jaksa Penuntut Umum Alfa Dera dalam agenda sidang tuntutan di Pengadilan Negeri Tanggamus, Kamis (8/8/2019).

Sidang dipimpin hakim tunggal Farid Zuhri dan dihadiri penasihat hukum terdakwa Oka Armed Rebanding dan dilaksanakan secara tertutup karena perkara asusila.

Kedua terdakwa menjalani sidang secara bergiliran.

 Gadis 18 Tahun Dicabuli Satu Keluarga Kandung Selama 2 Tahun, Pernah Diperkosa 5 Kali Sehari

Namun, pasal dan tuntutan hukumannya sama.

Ditemui seusai sidang, Alfa Dera menjelaskan kedua terdakwa melanggar beberapa pasal dan undang-undang.

“Perbuatan dilakukan saat korban belum berusia 18 tahun, lalu diteruskan sampai usia korban lewat 18 tahun. Mereka terbukti secara sah memaksa perbuatan persetubuhan dengan berlanjut, maka dikenakan aturan perlindungan anak dan aturan tentang KUHP," ujar Alfa Dera.

Alfa menambahkan keduanya dikenakan pasal 76 D junto pasal 81 ayat (3) UU RI no 17 tahun 2016 tentang penetapan pemerintah pengganti UU no 1 tahun 2016 tentang Perubahan Kedua atas UU no 23 tahun 2002 tentang Perlindungan Anak menjadi Undang-Undang junto pasal 64 ayat (1) KUHP.

Dan, terbukti secara sah dan meyakinkan melakukan tindak pidana melakukan hubungan seksual terhadap orang yang menetap di dalam lingkungan rumah tangga secara berlanjut.

Halaman
1234
Sumber: Tribun Lampung
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    berita POPULER

    © 2023 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved