BREAKING NEWS - Dituntut 9 Tahun Penjara, Dua Terdakwa Pembunuhan Politisi PAN Lampung Terdiam

Dituntut sembilan tahun, dua terdakwa pembunuhan mantan anggota legislatif dan juga politisi Partai PAN Reki Nelsen terdiam.

BREAKING NEWS - Dituntut 9 Tahun Penjara, Dua Terdakwa Pembunuhan Politisi PAN Lampung Terdiam
Tribunlampung.co.id/Hanif
Dituntut 9 Tahun Penjara, Dua Terdakwa Pembunuhan Politisi PAN Lampung Terdiam 

Laporan Reporter Tribun Lampung Hanif Mustafa

TRIBUNLAMPUNG.CO.ID, BANDAR LAMPUNG - Dituntut sembilan tahun, dua terdakwa pembunuhan mantan anggota legislatif dan juga politisi Partai PAN Reki Nelsen terdiam.

Kedua terdakwa yakni, Kurniawan Akbar (23) warga Kelurahan Negeri Olok Gading, Kecamatan Teluk Betung Barat dan Safri Alfikar alias Joy (31) warga Kelurahan II, Kecamatan Teluk Betung Barat menjalani sidang tuntutan di Pengadilan Negeri (PN) Tanjungkarang, Senin 12 Agustus 2019.

Dalam persidangan, Jaksa Penuntut Umum (JPU) Roman Fazardo mengatakan bahwa kedua terdakwa terbukti secara sah dan menyakinkan bersalah sebagaimana yang diatur dalam Pasal 351 ayat (3) Jo Pasal 55 ayat (1) ke- 1 KUHP.

"Maka menuntut terdakwa Kurniawan Akbar dan Safri Alfikar dengan kurungan penjara selama sembilan tahun," ungkap Roman.

Adapun hal yang memberatkan kata Roman, kedua terdakwa telah menghabisi nyawa orang lain dan meresahkan masyarakat.

"Hal yang meringankan kedua terdakwa berlaku sopan dalam persidangan," tandasnya.

BREAKING NEWS: Kapolresta Kombes Wirdo Nefisco Akhirnya Ungkap Identitas Pembunuh Politisi PAN

Sebelumnya diberitakan, JPU Romand Fazardo P dalam dakwaanya mengatakan, bahwa peristiwa pembunuhan itu bermula pada saat saksi M. Akbar Ramadhan menumpang ojek online pulang menuju rumahnya di Perumahan Citra Garden.

"Ketika melewati Kedai Thai Tea milik ibu saksi yang terletak didekat bundaran gerbang pintu masuk Perumahan Citra Garden, saksi melihat ada anak-anak yang berumur antara 10-16 tahun sedang berada disekitar Kedai Thai Tea tersebut," ungkapnya.

Karena merasa curiga saksi M. Akbar meminta driver ojek online untuk berhenti kemudian menyuruh anak-anak tersebut untuk pergi dan jangan berada disekitar Kedai Thai Tea tersebut.

Halaman
12
Penulis: hanif mustafa
Editor: Reny Fitriani
Sumber: Tribun Lampung
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved