Tribun Metro

DPRD Metro Minta Segera Bahas Anggaran Pilkada

Fraksi PAN DPRD Kota Metro meminta pemerintah segera membahas anggaran pemilihan kepala daerah (Pilkada) 2020 dengan pihak-pihak terkait.

DPRD Metro Minta Segera Bahas Anggaran Pilkada
Tribunlampung.co.id/Indra
Wali kota menjawab pandangan fraksi-fraksi atas penyampaian nota keuangan APBD P 2019 

TRIBUNLAMPUNG.CO.ID, METRO - Fraksi PAN DPRD Kota Metro meminta pemerintah segera membahas anggaran pemilihan kepala daerah (Pilkada) 2020 dengan pihak-pihak terkait.

Anggota Fraksi PAN D Shantory mengatakan, Kota Metro akan menggelar Pilkada tahun depan. Karenanya, pihak-pihak terkait agar segera membahas anggaran untuk menyukseskan pesta demokrasi di Bumi Sai Wawai.

"Kami minta Pemkot segera berkoordinasi sesegera mungkin. Supaya bisa dibahas dan diketok (disetujui) bersama. Tahapan pilkada ini kan dimulai pada akhir tahun ini. Kita baru tahu KPU sudah mengusulkan Rp 21 Miliar," bebernya saat paripurna pandangan Fraksi atas nota keuangan, Senin (12/8).

Sementara Aryanto dari Fraksi Gerinda menyoroti dana alokasi khusus (DAK) 2019. Pihaknya meminta agar pemerintah bisa mempertanggungjawabkan penggunaannya sesuai dengan mekanisme yang berlaku.

"Kita minta penggunaan DAK itu bisa diselesaikan dengan tepat waktu dan berkualitas. Dan serta dilaksanakan sesuai prosedur yang ada. Pun demikian dengan pembangunan yang lain, yang masih berjalan tahun ini," imbuhnya.

Selain itu, Fraksi Gerindra juga menyoroti pembangunan pasar Cendrawasih terkait luasan lahan kerja sama. Serta meminta fungsi Terminal Kota Metro harus tetap ada seperti sebelum pembangunan dilakukan.

Tunggu Aturan

Wali Kota Metro Achmad Pairin mengaku pihaknya telah melakukan koordinasi terkait tahun anggaran 2020 yang akan melaksanakan pilkada.

"Kita sudah berkoordinasi dengan KPU dan Bawaslu. Selain itu, kita telah merencanakan kegiatan pendukung di Kesbangpol dan Satpol PP terkait anggaran Pilkada. Tapi, belum dapat kita penuhi karena belum adanya regulasi," bebernya.

Sementara untuk penggunaan DAK fisik dan perencanaan, Pairin mengaku pihaknya berupaya supaya tidak ada gagal salur seperti tahun ini. "Dan penataan terminal kota kita sangat sependapat, dan kami nyatakan bahwa fungsi terminal masih ada," tuntasnya.

(Tribunlampung.co.id/Indra Simanjuntak)

Penulis: Indra Simanjuntak
Editor: Reny Fitriani
Sumber: Tribun Lampung
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved