Tribun Pringsewu

10 Sapi Kurban di Pringsewu Derita Cacing Hati

Bidang Peternakan dan Kesehatan Hewan Dinas Pertanian Pringsewu merilis jumlah hewan yang dikurbankan dalam Hari Raya Idul Adha 1440 Hijriah.

10 Sapi Kurban di Pringsewu Derita Cacing Hati
Tribunlampung.co.id/Bayu
Yayasan Pendidikan Global Madani (YPGM) Lampung menggelar pemotongan hewan kurban. 

Laporan Wartawan Tribun Lampung Robertus Didik Budiawan Cahyono

TRIBUNLAMPUNG.CO.ID, PRINGSEWU - Bidang Peternakan dan Kesehatan Hewan Dinas Pertanian Pringsewu merilis jumlah hewan yang dikurbankan dalam Hari Raya Idul Adha 1440 Hijriah. Totalnya sebanyak 3.054 ekor.

Kepala Bidang Peternakan dan Kesehatan Hewan Dinas Pertanian Pringsewu Budi Pramono menjelaskan, data hewan kurban tercatat pada sistem Kantor Kementerian Agama Pringsewu.

Data tersebut yang terakumulasi hingga H+3 Idul Adha.

"Dari seluruh hewan kurban, paling banyak jumlahnya kambing, setotal 2.179 ekor. Sapi sebanyak 863 ekor dan kerbau 12 ekor,” urainya, Kamis (15/8/2019).

Budi menambahkan, pihaknya menemukan kasus cacing hati sekitar 10 ekor sapi yang terdata pada H+2 Idul Adha. Sedangkan cacing hati pada kambing hanya tiga ekor.

Polisi Bekuk Empat Pelaku Perundungan Kakek 73 Tahun di Pardasuka Pringsewu

Sementara ketersediaan hewan kurban di Kabupapaten Pringsewu terdata hingga 4.292 ekor. Rinciannya, sapi sebanyak 1.456 ekor, kerbau 44 ekor, dan kambing sejumlah 2.793 ekor.

Budi mengatakan, pihaknya bekerjasama dengan Balai Viteriner Lampung dalam pemeriksaan hewan kurban. Kerjasama dalam hal pemeriksaan laboratorium sampel organ hewan kurban yang dicurigai berpenyakit.

Menurutnya, uji laboratorium tersebut sebagai bahan evaluasi gelaran Idul Adha tahun berikutnya. Pasalnya, ada beberapa penyakit berbahaya pada hewan.

Bahkan beberapa penyakit disinyalir bisa menular ke manusia juga sebaliknya seperti TBC.

"Kalau ada yang TBC bisa kita telusuri, dari mana asal hewan kurban tersebut. Sehingga dapat dilakukan penanganan lebih lanjut," kata Budi. (*)

Penulis: Robertus Didik Budiawan Cahyono
Editor: martin tobing
Sumber: Tribun Lampung
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved