Heboh Bajakah. Ternyata Bumbu Dapur Ini Lebih Dulu sebagai Obat Kanker, Tak Perlu ke Kalimantan!

Kali ini, sebuah tim peneliti India-Amerika dari University of Illinois dan Universitu of Utah juga mencoba mengembangkan obat kanker.

Heboh Bajakah. Ternyata Bumbu Dapur Ini Lebih Dulu sebagai Obat Kanker, Tak Perlu ke Kalimantan!
intisari online
ilustrasi - Kolase foto Bakajah dan kunyit. keduanya sama-sama diketahui sebagai obat kanker 

Selain Bajakah, Ternyata Bumbu Dapur ini Lebih Dulu Dikenal Sebagai Obat Kanker, Tak Perlu ke Kalimantan

TRIBUNLAMPUNG.CO.ID - Belakangan Bajakah tiba-tiba viral karena hasil penelitian pelajar SMA di Kalimantan, diketahui sebagai obat kanker. 

Lokasi tumbuhnya pohon Bajakah ini pun dirahasiakan. 

Pasalnya, dikhawatirkan akan terjadi kerusakan hutan jika halayak mengetahui keberadaan pohon ini. 

Tumbuhan bajakah tiba-tiba berubah menjadi incaran baru para pengidap kanker.

Manfaatnya untuk obati kanker yang ditemukan oleh tiga siswa SMAN 2 Palangkaraya, Kalimantan Tengah, menjadi awal kisah 'harumnya' nama Bajakah.

Apalagi, temuan manfaat bajakah oleh tiga siswa ini juga berbuah gelar juara dunia di ajang World Invention Creativity Olympic (WICO) di Seoul, Korea Selatan, di bidang sains.

Peneliti dari Universitas Lambung Mangkurat Eko Suhartanto mengatakan, tanaman Bajakah mengandung senyawa fitokimia yang berperan sebagai anti-kanker.

Namun, benarkah kita, khususnya yang tidak tinggal di Kalimantan, harus pergi ke Kalimantan demi Bajakah? Atau perlukah menunggu dikirimi bajakah yang dipesan melalui mereka yang tinggal di Kalimantan?

Sebab, sebenarnya obat kanker sudah ada di sekitar kita, bahkan bisa jadi, saat ini, ada di dapur Anda sendiri.

Halaman
123
Penulis: Beni Yulianto
Editor: Teguh Prasetyo
Sumber: Intisari Online
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved