Tribun Lampung Selatan

KSKP Bakauheni Amankan 4 Ton Daging Celeng Ilegal

Kepolisian Sektor Kawasan Pelabuhan (KSKP) Bakauheni menggagalkan pengiriman penyelundupan daging babi hutan (celeng)

KSKP Bakauheni Amankan 4 Ton Daging Celeng Ilegal
Tribunlampung.co.id/Dedi
Penangkapan daging celeng di KSKP Bakauheni 

Laporan Wartawan Tribun Lampung Dedi Sutomo

TRIBUNLAMPUNG.CO.ID, KALIANDA - Kepolisian Sektor Kawasan Pelabuhan (KSKP) Bakauheni menggagalkan pengiriman penyelundupan daging babi hutan (celeng) sebanyak 4 ton.

Celeng tersebut rencananya akan dikirim ke Pulau Jawa.

Kapolres Lampung Selatan AKBP M Syarhan mengatakan, daging celeng diamankan karena tidak dilengkapi dokumen resmi.

Daging itu dikirim menggunakan dua mobil boks dari Banyu Lincir, Musi Banyu Asin tujuan Bekasi.

“Saat melakukan pemeriksaan petugas mencurigai bungkusan kantor berupa koli-an".

"Setelah dilakukan pemeriksaan lanjutan pada muatan mobil box didapati daging celeng dan sopir truk boks tidak bisa menunjukan dokumen resmi yang dipersyaratkan,” terangnya didampingi oleh Kapol KSKP AKP M Indra Parameswara, Senin (19/8).

Cerita Personel KSKP Puasa di Pelabuhan Bakauheni, Terik Matahari dan Debu Jadi Tantangan

Syarhan menambahkan, semisal paket itu tiba di Bekasi, akan diserahkan kepada L sebagai pemilik barang. “Nantinya di Bekasi pemilik barang yang akan mengambil barang,” terang Syarhan.

Kasi Wasdak Balai Karantina Pertanian Kelas I Bandar Lampung AA Oka Mantra mengatakan, upaya pengiriman daging celeng tidak dilengkapi dokumen memang kerap terjadi di jalur penyeberangan Bakauheni. 

Daging celeng tersebut tidak dilengkapi dokumen sebagaimana dipersyaratkan sesuai dengan UU Nomor 16 Tahun 1992 tentang karantina hewan, ikan dan tumbuhan.

Sesuai undang-undang tersebut, pengiriman komoditi hewan lintas pulau yang tidak dilengkapi dengan dokumen resmi dipersyaratkan bisa dikenai hukuman tiga tahun penjara dan denda Rp 150 juta.

Ia mengapresiasi KSKP Bakauheni yang telah membantu mengggagalkan upaya pengiriman paket daging celeng sebanyak 4 ton.

“Kita akan melakukan penyelidikan lebih lanjut terkait dengan upaya penyelundupan daging celeng ini jelas Oka. (*)

Penulis: Dedi Sutomo
Editor: martin tobing
Sumber: Tribun Lampung
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved