Tribun Pringsewu

Polisi Masih Buru Warga Lampura Pelaku Penusukan Warga Pringsewu

Petugas Kepolisian Sektor Pringsewu Kota masih melakukan pengejaran terhadap dua pelaku penusukan yakni As dan So.

Penulis: Robertus Didik Budiawan Cahyono | Editor: martin tobing
tribunlampung.co.id/dodi kurniawan
Ilustrasi. 

Laporan Wartawan Tribun Lampung Robertus Didik Budiawan Cahyono

TRIBUNLAMPUNG.CO.ID, PRINGSEWU - Petugas Kepolisian Sektor Pringsewu Kota masih melakukan pengejaran terhadap dua pelaku penusukan yakni As dan So mengakibatkan korban meninggal dunia.

Dua pelaku itu menusuk korban Rohadi alias Yadi (42) warga Kelurahan Pringsewu Utara, Kecamatan Pringsewu, Minggu (18/8/2019).

"Belum tertangkap, nanti kalau sudah tertangkap kami informasikan," ungkap Kapolsek Pringsewu Kota Kompol Basuki Ismanto, Rabu (21/8/2019).

Keluarga korban, Rahmadi (44) kepada wartawan mengecam perbuatan kedua pelaku. Menurutnya, perbuatan kedua pelaku tergolong keji sebab, penganiayaan tersebut diketahui oleh anak almarhum.

"Kami keluarga besar sudah mengiklaskan kepergian almarhum, tapi untuk pelaku tidak kami maafkan".

"Kami meminta aparat segera menangkap pelaku dan memberikan hukuman yang setimpal sesuai dengan perbuatan mereka," ujarnya.

Diduga Cekcok Terkait Sampah, Pria Pringsewu Tewas Ditusuk

Yadi tewas setelah mengalami luka tusuk di beberapa bagian tubuhnya yakni, perut sebelah kiri dan atas pinggang sebelah kanan, bagian kepala, dan tangan.

Korban sempat dilarikan ke tempat pelayanan kesehatan terdekat lantaran kritis.

Namun nyawanya tidak tertolong setelah menginap satu malam di rumah sakit, Senin (19/8/2019) pagi. Kompol Basuki mengatakan, korban dikeroyok As dan So.

“Keduanya warga Lampung Utara mengontrak di sebelah kediaman korban. Yadi dikeroyok kedua pelaku menggunakan senjata tajam jenis pisau,” ujarnya.

Penganiayaan itu terjadi saat As dan So sedang berbincang-bincang dan tiba-tiba korban datang.

“Terjadilah keributan diduga masalah korban, korban sempat berlari ke arah gang, namun kedua pelaku mengejar kemudian melakukan pengeroyokan dan penganiayaan," jelas Basuki.

Diduga Tersengat Listrik Saat Setrum Ikan, Limin Ditemukan Tewas di Kolam Gedung Walet di Pringsewu

Para pelaku penusukan terhadap Yadi, sempat mengejar Rahmadi (44) kakak korban sembari mengacung-ngacungkan pisau. Kakak korban, mengetahui peristiwa penusukan dari anak-anak Yadi.

"Baru selesai ngaji dan tiba tiba anak almarhum mendatangi sambil menginformasikan ayahnya ditujah. Saya hampiri kedua pelaku, tapi justru dikejar mereka sambil acungkan pisau,” ungkap Rahmadi.

Menurut Rahmadi, Yadi dengan As pernah cekcok mulut gara-gara sampah sekitar satu minggu setelah lebaran.

Tadinya As, So, dan Yadi bertetangga karena mengontrak di tempat yang bersebelahan. Kabar terakhir, As pindah ke kontrakan lain di Podomoro. (*)

Sumber: Tribun Lampung
Tags
penusukan
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved