PPRL Gelar Aksi di Pemprov Lampung Tolak Revisi UU Ketenagakerjaan

Ratusan buruh yang tergabung Pusat Perjuangan Rakyat Lampung (PPRL) melakukan aksi demonstrasi di Kantor Gubernur Lampung Pemprov Lampung.

PPRL Gelar Aksi di Pemprov Lampung Tolak Revisi UU Ketenagakerjaan
Tribunlampung.co.id/Kiki
Ratusan buruh yang tergabung Pusat Perjuangan Rakyat Lampung (PPRL) melakukan aksi demonstrasi di Kantor Gubernur Lampung Pemprov Lampung, Rabu (21/8/2019). 

Laporan Reporter Tribunlampung Kiki Adipratama

TRIBUNLAMPUNG.CO.ID, BANDARLAMPUNG - Ratusan buruh yang tergabung Pusat Perjuangan Rakyat Lampung (PPRL) melakukan aksi demonstrasi di Kantor Gubernur Lampung Pemprov Lampung, Rabu (21/8/2019).

Aksi ini digelar untuk menunjukan rasa penolakan terhadapat Revisi UU NO 13 Tahun 2003 tentang pengusaha dan penguasa.

Berdasarkan pantauan Tribunlampung.co.id para peserta aksi demo ini tidak dapat memasuki kantor Gubernur Lampung dikarenakan hadangan oleh petugas Satuan Polisi Pamong Praja (Sat Pol PP) yang bertugas di Pemprov Lampung.

Akibatnya para peserta aksi memadati hingga menutup jalan sepanjang jalan Wolter Mangonsidi hingga membuat kemacetan bagi pengguna jalan.

Para peserta aksi berulang kali mencoba meminta gerbang masuk untuk dibuka agar dapat memasuki lingkungan Pemprov Lampung.

Selanjutnya agar diperbolehkan memasuki kantor halaman Kantor Gubernur para peserta aksi ini melakukan tindakan menutup seluruh persimpangan jalan dengan memalangkan sejumlah motor milik peserta aksi.

Kristina selaku Korlap dalam aksi ini menyampaikan melalui orasinya bahwa pengusaha berupaya merenggut kembali hak-hak buruh yang merupakan hasil perjuangan panjang gerakan.

Ia mengatakan mengenai revisi UU Ketenagakerjaan bukan kali ini saja terjadi, pada 2006 upaya untuk melakukan revisi UU mulai diusulkan.

Saat itu, sambung hal-hal yang disoroti pengusaha diantaranya pesangon, upah minimum, perjanjian waktu tertentu alih daya , dan hak mogok.

Halaman
12
Penulis: kiki adipratama
Editor: Reny Fitriani
Sumber: Tribun Lampung
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved