Viral Kisah Cinta Janda Muda dan Bocah 12 Tahun, Terungkap Alasan Pilih Anak Kecil hingga Intim

Disebutkan, kisah cinta itu bermula dari main Mobile Legends. Kisah cinta janda muda dan bocah 12 tahun tersebut viral

Viral Kisah Cinta Janda Muda dan Bocah 12 Tahun, Terungkap Alasan Pilih Anak Kecil hingga Intim
Shutterstock via tribunnews.com
Ilustrasi. Viral Kisah Cinta Janda Muda dan Bocah 12 Tahun, Terungkap Alasan Pilih Anak Kecil hingga Intim. 

TRIBUNLAMPUNG.CO.ID - Demi janda muda, seorang bocah berusia 12 tahun melakukan perjalanan sejauh 490 kilometer (km).

Kisah cinta janda muda dan bocah 12 tahun tersebut viral di Jepang.

Disebutkan, kisah cinta itu bermula dari main Mobile Legends.

Sang janda masih muda, usianya 22 tahun.

Ia adalah Rika, wanita cantik dan berkulit putih.

Ia bahkan dikenal sebagai perempuan yang imut.

Namun, ia tak suka banyak main ke luar rumah.

Artis Baru Menikah Pergoki Suami Selingkuh hingga Alami KDRT, Kondisinya Kini Jadi Janda Muda

Dari dulu, Rika kerap menghabiskan waktu untuk bermain video game.

Hingga kini, setelah menjadi janda, ia pun masih kerap bermain game.

Satu di antara game yang dimainkannya adalah Mobile Legends.

Dari main game Mobile Legends, sang janda ternyata kenalan dengan seorang bocah 12 tahun.

Tak hanya main di dunia online, sang bocah rupanya nekat pergi ke rumah sang janda.

Padahal, jarak di antara rumah mereka cukup jauh, yakni sekitar 490 km.

Namun, jarak termasuk usia tak tak menghalangi tekad mereka.

Keduanya saling suka dan jatuh cinta.

Keduanya bahkan memiliki banyak potret intim dan mesra.

Tak cuma jadi koleksi pribadi, Rika bahkan sampai mengunggah potret tersebut di akun media sosial.

Goda Janda Muda di FB, Pria Ini Malah Kehilangan Uang Rp 5 Juta

Kisah cinta janda muda dan bocah 12 tahun itu bahkan sampai melakukan hubungan intim.

Padahal, usia si bocah masih di bawah 13 tahun.

Dilansir World of Buzz yang kemudian dimuat Grid, hubungan intimual dengan anak di bawah umur adalah pelanggaran hukum.

Walaupun, perbuatan itu dilakukan atas dasar cinta.

Akibat perbuatannya, Rika pun akhirnya terjerat kasus pedofilia.

Ia pun memutuskan untuk tak bertemu dan berkomunikasi lagi dengan bocah 12 tahun itu.

Hal itu berdasarkan kesepakatannya dengan pihak keluarga si bocah.

Namun sebenarnya, si bocah 12 tahun tak ingin ditinggalkan Rika.

Begitupun, Rika yang telanjur cinta dengan si bocah.

Diketahui, sang janda lebih memilih bocah karena sebelumnya kerap gagal dalam hubungan asmara.

Terbongkar Identitas Polisi Gadungan Tipu Janda Muda di Indramayu, Ternyata Bekas Napi Kasus Narkoba

Ia kerap mendapatkan perlakuan negatif dari pria yang menjadi pasangannya.

Hal itu mulai dari menipu hingga berperilaku kasar.

Janda 3 Anak Mengaku Perawan

Sebelumnya, dengan modus mengaku perawan dan kuliah kedokteran, seorang janda tiga anak melakukan penipuan hingga Rp 1,4 miliar.

Modus tersebut digunakan pelaku supaya bisa menikahi seorang pengusaha.

Namun, modus pelaku terbongkar hingga harus berurusan dengan aparat hukum.

Penipuan dengan modus mengaku perawan dan kuliah kedokteran dilakukan Komang Ayu Puspa Yeni (32).

Janda tiga anak itu mengaku melancarkan modus tersebut agar bisa menikahi pria pemilik toko bernama I Gede Arya Sudarsana (35).

Kasus penipuan itu terungkap dalam sidang di PN Negara, Kamis (14/2/2019) lalu.

Sidang yang diketuai Majelis Hakim, I Gede Yuliartha dengan hakim anggota Mohammad Hasanuddin Hefni dan Alfan Firdauzi Kurniawan, mengungkap hal tersebut.

Yeni tertunduk lesu dalam sidang keterangan saksi korban, dengan Jaksa Penuntut Umum (JPU) Gedion Ardana Reswari. 

Saksi korban, I Gede Arya Sudarsana (35), dalam kesaksiannya di hadapan Majelis Hakim mengungkap, ia tertipu oleh paras ayu.

Perasaan cinta kemudian timbul karena selalu bertemu.

Keduanya telah menikah secara adat.

Yeni pun mulai menguras harta milik Gede Arya.

Perkenalan mereka terjadi pada November 2015 lalu.

Saksi bertemu terdakwa di toko milik saksi.

Parahnya, terdakwa mengaku perawan.

Selain itu, terdakwa juga mengaku masih kuliah jurusan kedokteran di salah satu universitas di Yogyakarta.

Bahkan, terdakwa mengaku belum memiliki suami.

Hal itu dilakukan hanya untuk dapat menguras harta milik Gede Arya.

Setelah perkenalan pandangan pertama, terdakwa kemudian sering ke toko korban.

Keduanya akhirnya menikah.

"Setelah pertemuan, kami menikah secara adat," ucap saksi, Kamis (14/2/2019).

Modus terdakwa akhirnya mulai terkuak sejak 2016 hingga 2018 lalu.

Selama dua tahun itu, saksi dikeruk uangnya hingga Rp 1,4 miliar.

Alasan terdakwa adalah untuk kuliah.

Hingga akhirnya, setiap meminta uang ditransfer melalui rekening.

Saksi baru menyadari telah tertipu pada Juli 2018.

"Sekitar Juli 2018 saya tahu bahwa sebenarnya terdakwa sudah memiliki suami di Ngawi dan punya tiga anak."

"Dia (terdakwa) juga tidak kuliah kedokteran."

"Saya lalu melaporkan kasus ini ke Polsek Gilimanuk," jelasnya. 

Sementara, Yeni hanya memilih menunduk ketika di persidangan.

Lebih Baik di Penjara

Yeni, terdakwa kasus penipuan yang sudah sidang di PN Negara itu, mengaku lebih baik di penjara.

Alasannya, ia memang sudah memiliki suami seorang polisi di Ngawi, Jawa Timur.

Namun, keduanya dalam proses perceraian.

Yeni juga mengaku memiliki tiga orang anak.

Saat ini, ia sudah cerai secara sah dengan mantan suaminya yang seorang polisi.

Karena itu, ia sudah tidak memiliki siapa-siapa.

Ia juga mengaku tidak mungkin pulang ke rumah keluarganya di Desa Banyuatis, Buleleng.

“Tidak tahu nanti mau ke mana, mungkin lebih baik di penjara saja,” ucapnya, Kamis (14/2/2019).

Yeni mengakui, cara ia meminta uang salah.

Karena, alasannya untuk kuliah kedokteran.

Selain itu, uang juga dipakai untuk kursus kecantikan.

"Ya bagaimana lagi, saya pasrah. Cara saya meminta yang salah," beber wanita itu.

Ia dijerat dengan pasal 378 Kitab Undang-Undang Hukum Pidana (KUHP) tentang Penipuan.

Yeni terancam hukuman pidana penjara selama 4 tahun.

Artikel ini telah tayang di Tribuncirebon.com dengan judul Bocah 12 Tahun Kepincut Janda, Tempuh Jarak 490 KM demi Bertemu, Berlanjut Lakukan Hubungan Intim

Editor: Ridwan Hardiansyah
Sumber: Tribun Cirebon
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved