Inilah Teuku Markam, Penyumbang Emas Monas yang Dipenjara dan Hartanya Dirampas Soeharto

Inilah Teuku Markam, Penyumbang Emas Monas yang Dipenjara dan Hartanya Dirampas Soeharto

Inilah Teuku Markam, Penyumbang Emas Monas yang Dipenjara dan Hartanya Dirampas Soeharto
ist
Inilah Teuku Markam, Penyumbang Emas Monas yang Dipenjara dan Hartanya Dirampas Soeharto 

Inilah Teuku Markam, Penyumbang Emas Monas yang Dipenjara dan Hartanya Dirampas Soeharto

TRIBUNLAMPUNG.CO.ID - Monumen Nasional (Monas) menjadi salah satu simbol khas penanda Jakarta, juga Indonesia. Emas seberat 28 kilogram berkilauan di pucuk Monas menjadi sangat ikonik.

Bangunan bersejarah di Ibukota Jakarta itu dikenal oleh semua masyarakat Indonesia di penjuru daerah.

Namun bila ditanya nama Teuku Markam mungkin cukup asing dan tidak seterkenal Teuku Umar atau Cut Nyak Dien.

Tahukah Anda sosok pembesar Aceh itu layak diterima sebagai pahlawan sementara tak pernah menghunuskan rencongnya ke muka serdadu Belanda.

Teuku Markam penyumbang emas untuk Monas - Monumen Nasional.

Teuku Markam berjuang setelah Indonesia merdeka.

Bukan untuk menebas pemberontakan atau kembalinya para kompas laknat, tetapi memperbaiki ekonomi Indonesia yang kompilasi itu rusak parah.

Seperti dikutip dari Wartakotalive.com Teuku Markam adalah pengusaha kaya Aceh pada jaman pemerintahan Presiden RI Soekarno.

Teuku Markam merupakan keturunan Uleebalang yang lahir tahun 1925 di Seuneudon dan Alue Capli, Panton Labu Aceh Utara dan dinamai Teuku Marhaban.

Halaman
1234
Editor: Heribertus Sulis
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved