Pansel Segera Seleksi Administrasi 6 Calon Sekprov Lampung

Dengan berakhirnya masa pendaftaran dan penyerahan berkas, tahapan lelang ulang Sekretaris Provinsi Lampung berikutnya adalah seleksi administrasi.

Pansel Segera Seleksi Administrasi 6 Calon Sekprov Lampung
Istimewa
Pengumuman lelang ulang jabatan Sekretaris Provinsi Lampung 

TRIBUNLAMPUNG.CO.ID, BANDAR LAMPUNG - Dengan berakhirnya masa pendaftaran dan penyerahan berkas, tahapan lelang ulang Sekretaris Provinsi Lampung berikutnya adalah seleksi administrasi.

Koordinator Sekretariat Panitia Seleksi Jabatan Pimpinan Tinggi Madya Sekprov Lampung Koharudin menjelaskan pansel segera memulai seleksi administrasi enam pendaftar sekprov.

"Kapan rapatnya, ketua dan anggota pansel yang menentukan," kata Koharudin, Jumat (30/8/2019).

Masa pendaftaran lelang ulang jabatan Sekretaris Provinsi Lampung sudah berakhir. Jumlah pendaftar yang terdata tetap enam orang.

Koordinator Sekretariat Panitia Seleksi Jabatan Pimpinan Tinggi Madya Sekprov Lampung Koharudin menjelaskan sekretariat pansel menutup masa penyerahan berkas pada Kamis (29/8) malam. Baik secara langsung maupun online.

"Sampai batas akhir pendaftaran lelang jabatan Sekprov Lampung, tetap enam pejabat yang resmi terdaftar," kata Koharudin.

"Penyerahan berkas secara langsung ke BKD (Badan Kepegawaian Daerah) sudah kami tutup (Kamis) pukul 16.00 WIB. Untuk online, tutup pukul 23.59 WIB," imbuhnya.

Berdasarkan urutan abjad, enam pejabat yang mendaftar antara lain Kepala Dinas Peternakan dan Kesehatan Lampung Selatan Arsyad Husein, Sekretaris Korps Pegawai Republik Indonesia (Korpri) Lampung Edarwan, dan Penjabat Sekprov Lampung Fahrizal Darminto.

Kemudian Sekretaris Kabupaten Lamsel Fredy Sukirman, Kepala Dinas Perkebunan dan Peternakan Lampung Kusnardi, dan Kepala Badan Keuangan Daerah Lampung Minharin.

"Hanya enam pejabat seperti yang sudah saya sebutkan sebelumnya. Nggak bertambah, nggak berkurang," ujar Koharudin.

Ia memastikan enam pejabat ini telah menyerahkan berkas persyaratan. Namun, terkait lengkap atau belum, ia belum bisa memastikan.

"Semuanya sudah menyerahkan berkas. Tapi, berkasnya 'kan tertutup. Kami sebagai sekretariat pansel tidak berhak membuka, kecuali pansel sudah melakukan rapat," katanya. 

(Tribunlampung.co.id/Kiki Adipratama)

Penulis: kiki adipratama
Editor: yoso
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved