Tribun Lampung Utara

Satlantas Polres Lampung Utara Tilang 234 Pelanggar Lalu Lintas.

Barang bukti yang disita berupa STNK sebanyak 134 lembar, 93 keping SIM, dan kendaraan roda dua sebanyak tujuh unit.

Tribunlampung.co.id/Anung
Operasi krakatau 2019 Polres Way kanan 

Laporan Wartawan Tribun Lampung Anung Bayuardi

TRIBUNLAMPUNG.CO.ID, KOTABUMI - Hari pertama Operasi Patuh Krakatau 2019, jajaran Satlantas Polres Lampung Utara menilang 234 pelanggar lalu lintas.

Barang bukti yang disita berupa STNK sebanyak 134 lembar, 93 keping SIM, dan kendaraan roda dua sebanyak tujuh unit

Kasatlantas Polres Lampung Utara AKP M Yani Endang mewakili Kapolres Lampung Utara AKBP Budiman Sulaksono menjelaskan, beberapa pelanggaran yang dikenakan tilang pengendara dan penumpang sepeda motor tidak menggunakan helm.

Ada juga pengendara melebihi batas kecepatan.

Ia menerangkan, Operasi Patuh Krakatau 2019 akan dilaksanakan hingga 11 September 2019 mendatang. Dalam satu hari, operasi akan dilakukan dua kali di beberapa titik tertentu.

Cerita Satreskrim Polres Lampung Utara Ringkus Pencatut Nama Kasat Narkoba

Terpisah, Satlantas Polres Way Kanan bersama Satreskrim, Satresnarkoba dan Siepropam menggelar razia, Kamis (29/8/2019) malam.

Razia menyasar para pengguna Jalan lintas Sumatera Simpang Empat Kampung Negeri Baru, Kecamatan Blambangan Umpu.

Kapolres Way Kanan AKBP Andy Siswantoro melalui Kasatlantas AKP Jafril menyampaikan, razia ini dilakukan dalam rangka Operasi Patuh Krakatau 2019.

Tujuannya, meningkatkan kesadaran akan keselamatan berlalu lintas, dan menekan angka kecelakaan pengemudi sepeda motor atau mobil.

Operasi Patuh Krakatau 2019, Polres Way Kanan Sita 8 SIM dan 20 STNK

"Beberapa pengguna jalan terjaring dalam razia karena melanggar peraturan lalu lintas lansung diberikan tindakan berupa penilangan".

"Tetapi polisi juga akan mengutamakan teguran dan imbauan yang bersifat pencegahan," katanya.

Jafril menambahkan, hari pertama Operasi Patuh Krakatau, menilang 30 pengendara.

Selain itu pertugas berhasil menjaring satu unit sepeda motor Honda CB100 warna biru tanpa nopol dan satu unit truk Colt Diesel warna kuning nopol BE 9754 NB tidak dapat menunjukan identitas dan surat-surat kendaraan.

Selain itu, barang bukti lainnya yang disita adalah delapan keping SIM dan 20 lembar STNK. Umumnya kendaraan yang melanggar aturan lalu lintas adalah kendaraan roda empat. (*)

Penulis: anung bayuardi
Editor: martin tobing
Sumber: Tribun Lampung
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

berita POPULER

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved