Kronologi Murid SD 7 Tahun Cabuli Bocah 4 Tahun di Lampung

Berita Pencabulan Lampung - Kronologi Murid SD 7 Tahun Cabuli Bocah 4 Tahun di Lampung

Kronologi Murid SD 7 Tahun Cabuli Bocah 4 Tahun di Lampung
tribunlampung.co.id/dodi kurniawan
Ilustrasi. Kronologi Murid SD 7 Tahun Cabuli Bocah 4 Tahun di Lampung 

Laporan Reporter Tribun Lampung Syamsir Alam

TRIBUNLAMPUNG.CO.ID, BANGUNREJO - Kasus pencabulan yang melibatkan 2 bocah terjadi di Kecamatan Bangun Rejo Lampung Tengah.

Hal ini diungkap Lembaga Perlindungan Anak (LPA) Lampung Tengah.

Ketua LPA Lamteng Eko Yuwono mengatakan, kasus dugaan pencabulan tersebut melibatkan bocah kelas 1 sekolah dasar berinisial F (7) terhadap korbannya B (4).

Kasus tersebut memang tidak bergulir hingga ke ranah hukum kepolisian, hal itu dikarenakan pelaku masih jauh dari anak di bawah umur yang bisa mendapatkan penanganan hukum yakni di usia 12 tahun.

"Sesuai UU nomor 11 tahun 2012 tentang sistem peradilan pidana anak SPPA, anak di bawah umur 12 tahun ketika melakukan tindak pidana tidak basa dipidana," kata Eko Yuwono kepada Tribun Lampung, Minggu (1/9/2019).

Dalam ketentuan UU SPPA lanjut Eko Yuwono, penyidik Bappas Dan Peksos melakukan kesepakatan, apakah anak terlapor dikembalikan ke orangtua atau dititipkan Di LPKS ( lembaga penyelenggara kesejahteraan sosial) untuk dibina, dikuatkan oleh pengadilan negeri.

Empat Anak Diduga Jadi Korban Pencabulan Oknum Guru Ngaji, Polresta Balam Masih Lakukan Penyelidikan

Eko menerangkan, kronologi kasus pencabulan terhadap B oleh F terjadi pada 19 Agustus 2019 lalu.

Keduanya memang hidup bertetangga.

Pada hari kejadian, F mengajak B bermain di belakang rumah, di sana rupanya terjadilah adegan atau perbuatan yang tak lazim, yang laiknya dilakukan orang dewasa.

Halaman
12
Penulis: syamsiralam
Editor: taryono
Sumber: Tribun Lampung
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved