Micromoon, Fenomena Bulan Purnama Langka yang Terjadi 500 Tahun Sekali
Micromoon yang muncul pada tanggal 13 di hari Jumat atau kerap disebut Friday the 13th belum tentu datang pada 500 tahun ke depan.
Fenomena micromoon pada malam ini bisa dilihat dengan mata telanjang alias tanpa alat bantu apa pun.
"Secara kasatmata tidak terbedakan dengan bulan purnama biasa. Hanya jika kita memotretnya dengan kamera tertentu (misalnya DSLR) dengan teknik yang tepat dan dibandingkan dengan potret purnama yang dibidik dengan teknik fotografi yang sama, akan kelihatan micromoon lebih kecil ukurannya," papar Marufin.
Karena sedikit lebih jauh, lanjut ia, maka bulan purnama apogean juga akan sedikit lebih redup.
"Ya 14 persen lebih redup ketimbang Bulan purnama biasa. Tapi perubahan kecerlangan ini juga sulit dibedakan dengan mata tanpa alat bantu. Hanya dengan kamera DSLR atau instrumen fotometer saja perubahan itu bisa diamati," tutur Marufin.
Situs berita WJTV menyebutkan, micromoon yang berlangsung pada Friday the 13th seperti malam ini tak akan terulang kembali dalam 500 tahun mendatang.
Berdasarkan data NASA, hanya 1 persen momen bulan purnama terjadi pada Friday the 13th.
Sementara itu, fenomena micromoon yang terjadi pada Friday the 13th lebih jarang lagi.
Micromoon pada Friday the 13th terakhir kali terjadi pada 1832, dan tak akan terulang sampai 500 tahun lagi. (*)
• Tata Cara Salat Gerhana, Supermoon dan Gerhana Bulan Terjadi pada Senin, 21 Januari 2019
Artikel ini telah tayang di Kompas.com dengan judul Fenomena Micromoon Warnai Langit Malam Ini
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/lampung/foto/bank/originals/ilustrasi-micromoon.jpg)