Tribun Bandar Lampung

Puncak Musim Kemarau, BPBD Imbau Masyarakat Minimalisir Kegiatan Picu Kebakaran

Badan Penanggulangan Bencana Daerah Provinsi Lampung mengimbau masyarakat untuk meminimalisir kegiatan-kegiaran yang memicu terjadinya kebakaran.

Puncak Musim Kemarau, BPBD Imbau Masyarakat Minimalisir Kegiatan Picu Kebakaran
tribunlampung.co.id/ade irawan
Ilustrasi - Kondisi kebakaran lahan di Suoh, Lampung Barat, Minggu (8/9/2019). 

Laporan Reporter Tribunlampung Kiki Adipratama

TRIBUNLAMPUNG.CO.ID, BANDARLAMPUNG - Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Provinsi Lampung mengimbau masyarakat untuk meminimalisir kegiatan-kegiaran yang memicu terjadinya kebakaran.

Hal ini dinyatakan oleh Madiono Kasubid Pencegahan BPBD Provinsi Lampung kepada Tribun, Kamis (12/9/2019) lalu.

Disamping itu, pihaknya juga akan selalu berkoordinasi dengan BPBD Kabupaten/Koto untuk meminimalisir terjadinya kebakaran hutan maupun lahan.

"Puncak kemarau ini memang ini potensi kebakaran sangat besar, untuk itu kepada masyarakat diminta untuk tidak melakukan tindakan yang dapat memicu terjadinya kebakaran," ujarnya.

Kemudian, lanjutnya, kami juga akan selalu berkoordinasi dengan BPBD Kabupaten untuk menekan potensi tingkat kebakaran.

Kebakaran Lahan di Seputih Jaya, 1 Hektare Hangus Diduga Akibat Puntung Rokok

Setelah itu, iapun mengimbau kepada warga masyarakat untuk tidak melakukan kegiatan membakar di tempat-tempat yang berpotensi terjadi kebakaran.

Sebab, selam masa kemarau tumbuh-tumbuhan yabg kering sangat mudah terbakar.

7 Fakta Kebakaran Lahan di Lampung Barat, Terungkap Alasan Api Cepat Membesar dan Sulit Dipadamkan

Kemudian juga, ia meminta kepada warga selalu siap siaga terhadap kemungkinan yang akan terjadi.

Terakhir Ia mengungkapkan fenomena-fenomena semacam ini adalah fenomena alam yang pada dasar terjadi setiap setahun sekali.

"Alam ini pasti terjadi kemarau setiap setahun sekali, dan fenomena inipun pernah terjadi sebelumnya," tutupnya.

(Tribunlamlung.co.id/Kiki Adipratama)

Penulis: kiki adipratama
Editor: Reny Fitriani
Sumber: Tribun Lampung
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved