Tribun Pringsewu

Diresmikan Mendag, Unit Metrologi Pringsewu Belum Beroperasi Maksimal. Ini Alasannya!

Untuk mempersiapkan Unit Metrologi Legal Kabupaten Pringsewu, Bupati Pringsewu Sujadi lakukan kunjungan ke Dinas Industri dan Perdagangan Yogyakarta

Diresmikan Mendag, Unit Metrologi Pringsewu Belum Beroperasi Maksimal. Ini Alasannya!
TribunLampung.co.id/Istimewa
Untuk mempersiapkan Unit Metrologi Legal Kabupaten Pringsewu, Bupati Pringsewu Sujadi lakukan kunjungan ke Dinas Industri dan Perdagangan Kota Yogyakarta dan UPT Metrologi Legal Kota Yogyakarta. 

Laporan Reporter Tribun Lampung Robertus Didik

TRIBUNLAMPUNG.CO.ID, PRINGSEWU - Untuk mempersiapkan Unit Metrologi Legal Kabupaten Pringsewu, Bupati Pringsewu Sujadi lakukan kunjungan ke Dinas Industri dan Perdagangan Kota Yogyakarta dan UPT Metrologi Legal Kota Yogyakarta.

Sujadi didampingi Kepala Dinas Koperasi UKM Perdagangan dan Perindustrian Pringsewu Masykur, Inspektur DR. dr. Endang Budiati, dan Kepala Bagian Organisasi Waskito. Sujadi mengatakan, Unit Metrologi Legal Kabupaten Pringsewu diresmikan di Bandung, pada 20 Maret 2019, oleh Mentri Perdagangan Enggartiasto Lukita.

Namun, kata Sujadi, hingga kini belum dapat beroperasional penuh dikarenakan belum dapat Surat Keterangan Kemampuan Pelayanan Tera dan Tera Ulang (SKKPTTU).

"Selain itu, Unit Metrologi Legal Kabupaten Pringsewu masih dalam penataan, baik penataan manajemen operasional maupun perlengkapan penunjang lainnya seperti pemenuhan alat," kata Sujadi.

Kunjungan pada Selasa (17/9) kemarin, disambut Kepala Dinas Industri dan Perdagangan Kota Yogyakarta Yunianto Dwi Sutono.

Ketika itu, menurut Kepala Diskoperindag Pringsewu Masykur, pihaknya langsung mendapat pemaparan terkait kondisi keadaan dari industri dan perdagangan di wilayah Kota Yogyakarta.

"Dalam pemaparannya beliau (Yunianto) secara gamblang menjelaskan penataan organisasi Disperindag Kota Yogyakarta sesuai kebutuhan dan karakteristik yang dimiliki Kota Yogyakarta, sehingga dapat melakukan pelayanan yang efisien dan tepat sasaran kepada masyarakat pelaku perindustrian dan perdagangan di kota Yogyakarta," katanya.

Ditambahkan Masykur, rombongan Kabupaten Pringsewu juga melihat Kantor Unit Metrologi Legal di Jalan Sisingamangaraja No 21 C Brontokusuman, Mergangsan, Kota Yogyakarta.

Dia mengatakan, rombongan diterima Kepala UPT Metrologi Legal Mohammad Ashari, yang menjelaskan tentang pentingnya menjaga tertib ukur dengan merujuk pada nilai-nilai agama serta landasan moral masyarakat.

Disisi lain, tertib ukur merupakan landasan dari persaingan usaha sehat dan tak kalah pentingnya adalah melayani serta melindungi masyarakat dari praktek-praktek pengurangan hak yang telah dibeli oleh konsumen.

Oleh karena itu metrologi hadir untuk melindungi kepentingan masyarakat namun juga melindungi pelaku usaha untuk mencapai tata niaga yang sehat di suatu daerah. (tribunlampung.co.id/robertus didik)

Penulis: Robertus Didik Budiawan Cahyono
Editor: Teguh Prasetyo
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved