Guru Rela Gendong Siswa yang Patah Tulang, Tempuh Jarak 6 Kilometer

Kisah haru nan menyayat hati terkait pendidikan di Indonesia masih seering kita jumpai.

Penulis: Wahyu Iskandar | Editor: Reny Fitriani
Instagram @makassar_iinfo
Guru Rela Gendong Siswa yang Patah Tulang, Tempuh Jarak 6 Kilometer 

TRIBUNLAMPUNG.CO.ID - Kisah haru nan menyayat hati terkait pendidikan di Indonesia masih sering kita jumpai.

Kali ini kisah haru tersebut berasal dari sebuah sekolah menengah pertama di Morowali, Sulawesi Tengah.

Aksi seorang guru tersebut yang rela menjemput dan menggendong siswanya yang sedang mengalami patah tulang agar tetap bisa belajar di sekolah.

Sontak, aksi guru ini tersebar di berbagai akun media sosial hingga mendapat banyak sanjungan dari warganet.

Berdasarkan informasi yang dihimpun, beliau bernama Abdul Mukim dan lokasi sekolah beliau mengabdi di SMP Negeri 4 Bungku yang terletak di desa Wosu kecamatan Bungku Barat.

Abdul Mukim rela menggendong siswanya dari pintu gerbang ke ruangan belajar dengan jarak 80 meter hingga mengantar pulang.

Fenomena ini sudah berlangsung selama dua pekan lebih.

Abdul Mukim rela antar jemput siswanya dari pintu gerbang sekolah keruangan belajar dengan menggendong, bahkan mengantarnya ke rumah pada saat pulang sekolah.

Mohamad Agil saat ini duduk dikelas VIII.A SMP Negeri 4 Bungku tengah mengalami patah tulang dibagian kaki akibat jatuh dari pohon kelapa jelang hari raya Idhul Adha.

Patah tulang kaki memang sangat menyakitkan bahkan membutuhkan waktu yang lama untuk menyembuhkannya.

Melansir laman American Academy of Orthopedic Surgeons, sebagian besar patah tulang kaki harus dilakukan dalam waktu 24 hingga 48 jam.

Kadang-kadang, fiksasi akan ditunda sampai cedera yang mengancam jiwa lainnya atau kondisi medis yang tidak stabil menjadi stabil.

Untuk mengurangi risiko infeksi, patah tulang terbuka diobati dengan antibiotik segera setelah pasien tiba di rumah sakit.

Luka terbuka, jaringan, dan tulang akan dibersihkan selama operasi.

Pasca operasi, obat-obatan sering diresepkan untuk menghilangkan rasa sakit jangka pendek setelah operasi.

Sumber: Grid.ID
Halaman 1/2
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved