Stasiun Klimatologi Pesawaran Sosialisasi Agroklimat

Kegiatan Sosialisasi Agroklimat ini diawali dengan laporan panitia yang disampaikan oleh Kepala Stasiun Klimatologi Pesawaran Lampung Budi Satria.

Stasiun Klimatologi Pesawaran Sosialisasi Agroklimat
Dok Stasiun Klimatologi Pesawaran
Stasiun Klimatologi Pesawaran Lampung menggelar kegiatan Sosialisasi Agroklimat bertema "Beradaptasi dengan Iklim untuk mendukung Ketahanan Pangan". 

TRIBUNLAMPUNG.CO.ID - Stasiun Klimatologi Pesawaran Lampung menggelar kegiatan Sosialisasi Agroklimat bertema "Beradaptasi dengan Iklim untuk mendukung Ketahanan Pangan".

Acara ini dihadiri oleh tamu undangan, narasumber, serta para peserta dari Dinas Pertanian dan Babinsa Lampung Tengah.

Kegiatan ini bertujuan untuk membantu pemahaman para peserta di bidang pertanian dalam menerjemahkan informasi iklim untuk mendukung kegiatan usaha tani.

Kegiatan Sosialisasi Agroklimat ini diawali dengan laporan panitia yang disampaikan oleh Kepala Stasiun Klimatologi Pesawaran Lampung Budi Satria, S.Si.

Dalam laporannya, Budi Satria menyampaikan bahwa Sosialisasi Agroklimat ini merupakan ke-12 kalinya yang telah dilaksanakan sejak tahun 2011 oleh Stasiun Klimatologi Pesawaran Lampung dan sudah mencetak kurang lebih 300 alumni.

Adapun tujuan dari acara ini yaitu meningkatkan pengetahuan, interprestasi dan keterampilan peserta dalam memahami informasi iklim dan mampu beradaptasi di seluruh kegiatan pertanian untuk meningkatkan hasil dan mengurangi risiko kegagalan.

Penjelasan BMKG Soal Memerahnya Langit di Muaro Jambi

Prakiraan Cuaca BMKG Lampung Hari Jumat 20 September 2019

Kegiatan ini dilaksanakan di Hotel BBC, Lampung Tengah pada 23-24 September 2019.

Kegiatan ini dibuka oleh Deputi Bidang Klimatologi Drs. Herizal M.Si.

Dalam sambutannya, beliau menyampaikan bahwa cuaca dan iklim adalah komponen dalam pertanian yang tidak bisa dikendalikan.

Oleh karena itu, adaptasi terhadap fenomena iklim ekstrem perlu ditingkatkan.

Herizal juga menjelaskan bahwa musim kemarau yang melanda wilayah Lampung akan lebih lama dibandingkan tahun 2018.

Terkait hal tersebut, kewaspadaan perlu ditingkatkan untuk bidang pertanian dan kehutanan.

Kepala BPBD Lampung Tengah Guntur SN menyambut baik kegiatan ini.

Beliau berharap kegiatan ini dapat bermanfaat untuk meningkatkan kesiapsiagaan daerah dalam mengurangi dampak musim kemarau.

Dalam acara yang berlangsung selama dua hari ini akan disajikan materi terkait iklim dan hubungannya dengan sektor pertanian yang disampaikan oleh narasumber dari BMKG, BPTP, dan BPTPH Provinsi Lampung. (*)

Editor: Daniel Tri Hardanto
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved