Hari Terakhir di DPR, Fahri Hamzah Ungkap Perasaannya: Teman-teman yang Sedih

Hari Terakhir di DPR, Fahri Hamzah Ungkap Perasaannya: Teman-teman yang Sedih

Taufik Ismail/Tribunnews.com
Hari Terakhir di DPR, Fahri Hamzah Ungkap Perasaannya: Teman-teman yang Sedih 

Apalagi meninggalkan Kompleks Parlemen yang menjadi tempat kerjanya selama tiga periode.

Menurutnya apa yang dialaminya sekarang sebagai jalan perjuangan yang harus ditempuh.

“Saya tidak memandangnya secara personal, karena ini adalah jalan perjuangan, biasa ada naik turun dan lika-liku. Di ruang publik saya harus lebih menonjolkan rasional, tapi memang ada teman-teman yang sedih, staf saya ada yang sudah bekerja dengan saya sekitar 10 tahun sedih, tapi itu semua manusiawi lah,” kata Fahri.

Terakhir, sosok yang dikenal publik cukup kontroversial itu mengaku tak mau melibatkan keluarganya dalam urusan kemas-kemas barang di ruang kerjanya.

“Istri saya masuk ruangan ini mungkin baru sekali, anak saya juga. Saya dan istri memiliki prinsip bedakan antara keluarga dan pekerjaan, karena untuk menjadi contoh bagi anak-anak kami untuk tumbuh mandiri, tidak bergantung dengan orang lain,” katanya.

Diketahui, anggota DPR RI periode 2019-2024 akan dilantik pada 1 Oktober 2019.  

Fahri Hamzah Dipecat dari PKS

Fahri Hamzah tak lagi menjadi anggota DPR, apalagi sekarang dirinya tak bergabung dengan partai manapun.

Masih ingat kasus Fahri Hamzah dipecat dari PKS? 

Presiden Partai Keadilan Sejahtera (PKS), Sohibul Iman, membenarkan informasi tentang telah dipecatnya kader PKS yang juga Wakil Ketiua DPR, Fahri Hamzah, dari keanggotaan partai tersebut.

Sohibul mengatakan, pemecatan terhadap Fahri dilakukan melalui putusan sidang Majelis Tahkim pada 11 Maret lalu.

PRESIDEN Partai Keadilan Sejahtera (PKS) Mohammad Sohibul Iman di Universitas Bung Karno (UBK) Menteng, Jakarta Pusat, Senin (29/10/2018).
PRESIDEN Partai Keadilan Sejahtera (PKS) Mohammad Sohibul Iman di Universitas Bung Karno (UBK) Menteng, Jakarta Pusat, Senin (29/10/2018). (Istimewa)

Informasi tersebut disampaikan Sohibul dalam pernyataan resmi DPP PKS, yang diunggah ke situs resmi PKS edisi Senin (4/4).

Sehari sebelumnya media massa ramai memberitakan adanya surat pemecatan terhadap Fahri Hamzah.

Dalam pernyataan resmi PKS itu disebutkan, putusan atas pemberhentian Fahri Hamzah diambil berdasarkan penilaian atas terjadinya tindak pelanggaran disiplin organisasi, antara lain berupa penyebaran berita yang menyebabkan rusaknya ukhuwah dan persatuan jamaah.

Kronologi yang diunggah ke situs PKS menyebutkan beberapa pernyataan Fahri dianggap kontroversial, kontraproduktif dan tidak sejalan dengan arahan partai.

Halaman
123
Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

Berita Populer

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved